Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Wisatawan Indonesia Paling Melek AI di Dunia

by Teguh Imam Suyudi
24 November 2025 | 11:00
in Gaya Hidup
indonesia-wisatawan-terpaling-melek-ai

Fifin Prapmasari - Country Manager Indonesia, SiteMinder

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Dalam laporan SiteMinder’s Changing Traveller Report 2026, Indonesia kembali mencuri perhatian dunia. Data terbaru menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia adalah yang paling antusias memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan pengalaman menginap di hotel—bahkan lebih tinggi dibandingkan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Tiongkok.

Sebanyak 59% wisatawan Indonesia menganggap fitur AI seperti rekomendasi instan, informasi wisata lokal, serta pemesanan fasilitas hotel melalui concierge AI sebagai daya tarik utama. Teknologi contactless check-in/out (55%), fitur kesehatan seperti sleep tracking (53%), dan layanan ramah lingkungan (50%) juga menjadi favorit.

AI Bukan Lagi Tren—Tapi Kebutuhan Wisatawan Indonesia

Ketika merencanakan perjalanan, tiga dari lima wisatawan Indonesia (60%) menilai ringkasan ulasan hotel berbasis AI sebagai fitur paling membantu. Angka ini melonjak menjadi 63% pada Gen Z, menjadikan mereka kelompok paling siap memasuki era perjalanan cerdas.

Kepekaan terhadap harga juga tinggi: 56% wisatawan menginginkan AI yang memantau harga kamar dan memberi peringatan otomatis, diikuti solusi perencanaan personal (55%).

Dominasi OTA & Kebiasaan Pemesanan yang Unik

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa wisatawan Indonesia semakin mengandalkan OTA sebagai pintu masuk perjalanan.

  • 38% mencari referensi akomodasi melalui OTA (naik drastis dari 25% tahun sebelumnya).
  • 8% sudah menggunakan asisten AI untuk mencari hotel, tertinggi di dunia.
  • Ketika memesan, 59% tetap memilih OTA, menunjukkan loyalitas yang kuat terhadap platform digital.

Menurut Fifin Prapmasari, Country Manager SiteMinder Indonesia, kematangan adopsi AI mencerminkan kesiapan masyarakat untuk menjadikan perjalanan 2026 lebih efisien, cerdas, dan menyenangkan.

Dorongan Emosional: Keinginan Bepergian Meningkat Tajam

Indonesia kembali mencatat rekor sebagai negara dengan keinginan paling tinggi untuk bepergian, yaitu 51%, dan meningkat menjadi 57% di kalangan Milenial. Meskipun kondisi global tidak stabil, semangat eksplorasi masyarakat Indonesia tetap tak terbendung.

READ  5 Film Horor Indonesia Terbaru Januari 2026

Destinasi paling diminati untuk 2026:

  • Jepang – 45%
  • Singapura – 28%
  • Korea Selatan – 25%

Sementara untuk domestik:

  • Pulau Jawa – 69%
  • Sumatra – 27%
  • Bali & Nusa Tenggara – 26%

Perjalanan keluarga pun tetap menjadi ciri khas: 51% wisatawan akan bepergian bersama keluarga, sejajar dengan Singapura sebagai negara paling family-oriented.

Kesiapan Indonesia Menjadi “AI Travel Nation”

Beberapa temuan yang memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin adopsi AI dalam perjalanan:

  • 96% wisatawan Indonesia terbuka pada AI yang memantau pola pribadi untuk mencegah stres perjalanan.
  • Pada 2026, metode pembayaran favorit diprediksi tetap:
    • Transfer bank – 32%
    • Digital wallet – 28%
    • Kartu kredit/debit – 24%
      Gen Z lebih condong ke digital wallet (32%).
  • Minat aktivitas hotel sangat tinggi: spa (45%), live music (42%), dan petualangan fisik (36%).
  • 89% setuju harga hotel boleh naik saat high season—tertinggi di dunia.
  • 84% mendukung penggunaan data untuk personalisasi, namun 33% menuntut transparansi.
  • “Kekuatan super” favorit saat bepergian:
    • Bicara semua bahasa – 24%
    • Temukan spot lokal terbaik – 18%
    • Akses toilet bersih – 13%

Arah Masa Depan: Hotel Harus Semakin Personal, Proaktif, dan Data-Driven

Prapmasari menegaskan bahwa tren 2026 menuntut hotel untuk lebih adaptif, memanfaatkan AI serta data untuk menyuguhkan pengalaman menginap yang personal dan bernilai tinggi. Wisatawan Indonesia kini merencanakan perjalanan dengan lebih cerdas, mencari pengalaman lokal otentik, dan menuntut teknologi yang mempermudah setiap momen.

Dengan kesiapan ini, Indonesia berada di garis depan revolusi perjalanan berbasis kecerdasan buatan.

Tags: AI in HospitalityTravel 2026Wisatawan Indonesia
Previous Post

Fatwa Pajak MUI: Beban Pajak Tak Berkeadilan, PBB, PPh dan PKB Harus Ditinjau Ulang

Next Post

Rais Aam PBNU Copot Penasihat Internasional Gus Yahya, Siapa?

Next Post
Viral Cium Bocah Saat Ceramah, Rais Aam PBNU Minta Aparat Turun Tangan

Rais Aam PBNU Copot Penasihat Internasional Gus Yahya, Siapa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
iran-as-berunding-oman-ancaman-eskalasi

AS-Iran Bertemu di Pakistan Malam Ini, Damai atau Gagal Total?

11 April 2026 | 21:00
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved