Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tak Terima Disalahkan soal Banjir Sumatera, Ini Kata Zulhas

by Redaksi
9 Desember 2025 | 09:45
in Politik
Aksi Panggul Beras Dikritik, Ini Respon Zulhas

Foto: Kemnko Pangan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menanggapi tudingan bahwa dirinya menjadi penyebab banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyebut isu itu dikaitkan dengan izin pembukaan lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, padahal wilayah tersebut tidak dilanda bencana.

“Yang dipermasalahkan Kepada Zulkifli Hasan Tesso Nilo di Provinsi Riau. Sementara Provinsi Riau itu tidak ada bencana apapun. Tapi Bencana itu (Aceh hingga Sumatera Utara) yang salah Zulkifli Hasan, termasuk di Thailand dan Malaysia. Ya nggak apa-apa, saya maafkan,” ujar Zulhas di sela acara BIG Conference, Jakarta, Senin (8/12/2025).

Zulhas menegaskan tidak ada Menteri Kehutanan, termasuk dirinya, yang pernah memberi izin pembukaan lahan di Tesso Nilo. “Tidak ada Menteri Kehutanan yang berani memberi izin, nggak ada… Kalau kasih izin di Tesso Nilo, maka dia masuk penjara, langsung. Karena pidana,” tegasnya.

Ia menjelaskan kerusakan Tesso Nilo sudah terjadi sejak era reformasi karena kawasan itu diserbu masyarakat. “Di situ ada 50 ribu masyarakat sekarang. Terus salahnya Zulkifli Hasan apa? Kata orang salah semuanya. Ya saya terima aja, nggak apa-apa,” tambahnya.

Soal tudingan izin 1,6 juta hektare lahan hutan menjadi kebun sawit, Zulhas kembali membantah. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan izin baru, melainkan penyesuaian tata ruang untuk memberi kepastian hukum bagi daerah yang sudah berkembang menjadi permukiman, fasilitas umum, dan lahan garapan masyarakat.

“Namanya tata ruang… agar ada kepastian hukum bagi masyarakat… Dilihat tidak ada izin baru. Itulah yang 1,6 juta untuk kepastian ruang,” jelasnya.

Mantan Sekjen Kementerian Kehutanan, Hadi Daryanto, menegaskan bahwa pelepasan kawasan hutan tersebut memiliki dasar hukum melalui SK Menhut pada 2014 dan tidak memuat klausul izin membuka hutan lindung. Kebijakan itu, kata Hadi, merupakan respons atas usulan resmi dari pemerintah daerah dan masyarakat Riau.

READ  Produksi Surplus 5 Juta Ton, Indonesia Siap Jadi Eksportir Beras
Tags: banjir longsor sumateraZulkifli Hasan
Previous Post

Purbaya: Anggaran Rehabilitasi Sumatera Cukup, Nggak Usah Khawatir

Next Post

Pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Beri Kontribusi Positif  

Next Post
Karena itu menurut Purbaya, pengawasan yang ketat terhadap modus-modus ini menjadi kunci untuk menjaga integritas proses ekspor komoditas bea keluar.

Pengawasan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Beri Kontribusi Positif  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
jobstreet-perkuat-generasi-muda-pelatihan-ai-digital

Menaker Buka Opsi Swasta WFH Fleksibel, Perusahaan Bebas Tentukan Hari Kerja dari Rumah

2 April 2026 | 10:00
Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

Profil Siti Sarah, Istri Pertama Nabi Ibrahim AS

11 Februari 2025 | 18:19
coruna-exploit-kit-operasi-triangulasi-kaspersky

Coruna Terungkap! Evolusi Baru Operasi Triangulasi yang Kini Mengancam Semua iPhone

1 April 2026 | 21:00
Menurut Friderica, stabilitas sektor jasa keuangan syariah terbukti tangguh dan resilient, tercermin dari kinerja intermediasi yang terus tumbuh. Namun demikian, tingkat pemanfaatan layanan keuangan syariah oleh masyarakat belum sebanding dengan tingkat pemahaman yang sudah terbentuk.

Total Aset Syariah Kini Capai Rp3.100 Triliun, Tumbuh 8,61 Persen YoY

2 April 2026 | 16:35
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved