Bener Meriah, CoreNews.id — Pemerintah akan mengganti semua rumah yang hanyut dan hilang akibat bencana banjir di Sumatera. Pemerintah juga telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat untuk mempercepat distribusi bantuan. Ia meminta masyarakat bersabar karena penanganan banjir membutuhkan waktu.
Hal ini disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi korban bencana di posko pengungsian SMP 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Aceh Tengah (12/12/2025). Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan warga terdampak dan akan memantau perkembangan di lapangan secara berkelanjutan.
Pemerintah sebelumnya memperkirakan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatera mencapai Rp 51 triliun. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan perhitungan awal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menunjukkan porsi anggaran terbesar diperlukan di Aceh. Dana tersebut akan digunakan untuk memulihkan infrastruktur dasar dan sektor-sektor yang rusak akibat bencana.*













