Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Penembakan Bondi Beach: Fakta-Fakta Serangan Hanukkah yang Mengguncang Australia

by Teguh Imam Suyudi
16 Desember 2025 | 18:00
in News
bondi-beach-shooting-serangan-hanukkah-australia

Pantai Bondi (Foto: Dok. Wikipedia)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Australia dikejutkan oleh salah satu tragedi paling mematikan dalam sejarah modernnya setelah terjadi penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, saat perayaan Hanukkah komunitas Yahudi. Serangan ini menewaskan 15 orang, termasuk seorang anak perempuan berusia 10 tahun, dan melukai puluhan lainnya. Pemerintah Australia secara resmi menetapkan insiden ini sebagai serangan teroris bermotif antisemitisme.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu, 14 Desember, dan langsung memicu kecaman internasional serta perdebatan baru tentang keamanan dan undang-undang senjata api di negara yang dikenal memiliki regulasi senjata paling ketat di dunia.

Kronologi Kejadian

Menurut Kepolisian New South Wales (NSW), laporan pertama mengenai suara tembakan diterima pada pukul 18.47 waktu setempat. Lokasi kejadian berada di sebuah taman di kawasan Bondi Beach, tempat berlangsungnya acara “Chanukah by the Sea 2025”.

Video yang telah diverifikasi memperlihatkan kepanikan massa. Pengunjung pantai berlarian sambil berteriak ketika suara tembakan terdengar berulang kali. Beberapa rekaman menunjukkan dua orang bersenjata api menembak dari sebuah jembatan kecil dekat area parkir di Campbell Parade, mengarah ke area taman tempat acara Hanukkah berlangsung.

Dalam salah satu momen heroik yang terekam kamera, seorang warga bernama Ahmed al Ahmed, pemilik toko buah dan ayah dua anak, terlihat melumpuhkan salah satu penyerang. Meski ditembak beberapa kali, ia berhasil merebut senjata pelaku dan memaksanya mundur. Aksi tersebut dipuji luas sebagai tindakan keberanian luar biasa.

Sekitar sepuluh menit kemudian, polisi tiba di lokasi dan terlibat baku tembak dengan para pelaku. Pada pukul 22.00, kepolisian NSW secara resmi menetapkan insiden tersebut sebagai serangan teroris yang menargetkan komunitas Yahudi Sydney.

READ  GNB Nilai Perpres Pelibatan TNI dalam Terorisme Tak Mendesak

Korban Jiwa dan Luka

Sebanyak 15 orang dinyatakan meninggal dunia, dengan usia korban berkisar antara 10 hingga 87 tahun. Di antara korban tewas terdapat dua rabi, seorang penyintas Holocaust, serta seorang warga negara Israel dan Prancis.

Rabbi Eli Schlanger (41), kelahiran Inggris, yang turut membantu mengorganisasi acara tersebut, termasuk di antara korban. Ia dikenang sebagai sosok yang penuh semangat dan berdedikasi membantu sesama. Korban lainnya adalah Rabbi Yaakov Levitan, koordinator populer kegiatan Chabad di Sydney, serta Alexander Kleytman, penyintas Holocaust yang tewas saat melindungi istrinya.

Selain korban meninggal, 42 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 24 orang masih menjalani perawatan intensif, dengan tiga di antaranya dalam kondisi kritis. Empat anak dipindahkan ke Rumah Sakit Anak Sydney untuk penanganan khusus.

Dua anggota polisi juga mengalami luka tembak. Salah satunya, Constable Scott Dyson, dilaporkan dalam kondisi serius namun stabil.

Identitas dan Latar Belakang Pelaku

Polisi menduga pelaku penembakan adalah ayah dan anak: Sajid Akram (50) dan Naveed Akram (24). Sajid tewas ditembak polisi di lokasi, sementara Naveed kini dirawat di rumah sakit dengan kondisi yang belum diungkapkan ke publik.

Sajid Akram diketahui memiliki izin resmi senjata api untuk berburu rekreasi dan terdaftar memiliki enam senjata, yang semuanya diduga digunakan dalam serangan. Ia datang ke Australia pada 1998 dengan visa pelajar dan kemudian menjadi penduduk tetap.

Sementara itu, Naveed Akram adalah warga negara Australia kelahiran lokal. Ia sempat menjadi perhatian aparat pada 2019 karena dugaan keterkaitan dengan individu tertentu, namun saat itu dinilai tidak menunjukkan ancaman langsung. Media Australia melaporkan bahwa ia memiliki hubungan dengan sel yang terinspirasi oleh kelompok Islamic State (IS).

READ  Korban Kecelakaan di Simpang Exit Tol Bawen: 4 Meninggal, 7 Luka Berat, 11 Luka Ringan

Polisi juga mengungkap bahwa keduanya sempat bepergian ke Filipina pada November lalu. Dugaan adanya pelatihan bergaya militer masih dalam tahap penyelidikan dan belum dikonfirmasi secara resmi.

Respons Pemerintah dan Dunia Internasional

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebut serangan ini sebagai “aksi antisemitisme dan terorisme” serta berjanji akan memperketat undang-undang senjata api. Ia berencana mengajukan pembatasan jumlah senjata yang dapat dimiliki individu serta peninjauan rutin izin kepemilikan senjata dalam rapat kabinet nasional.

Sejumlah pemimpin dunia turut menyampaikan belasungkawa dan kecaman. Presiden Israel Isaac Herzog menyebut serangan tersebut sebagai “serangan yang sangat kejam terhadap orang Yahudi”. Raja Charles III menyatakan dirinya “terkejut dan sangat berduka” atas tragedi tersebut. Menteri Luar Negeri AS dan Australia juga melakukan pembicaraan khusus terkait serangan ini.

Di tingkat lokal, Premier NSW Chris Minns mengapresiasi solidaritas masyarakat, termasuk lonjakan donor darah dan tumpukan bunga di lokasi memorial Bondi Beach.

Tentang Hanukkah dan Acara yang Diserang

Hanukkah, dikenal sebagai Festival Cahaya, merupakan perayaan penting umat Yahudi yang mengenang kemenangan kebebasan beragama lebih dari 2.000 tahun lalu. Perayaan ini berlangsung selama delapan hari dan biasanya jatuh pada November atau Desember.

Acara “Chanukah by the Sea” yang diserang merupakan perayaan hari pertama Hanukkah, diselenggarakan oleh organisasi Chabad. Acara tersebut dijadwalkan mulai pukul 17.00 dan dihadiri sekitar 1.000 orang, dengan hiburan serta kegiatan untuk semua usia.

Sumber: BBC.com

Tags: AustraliaBondi BeachHanukkahTerorisme
Previous Post

Kementerian ESDM Resmi Lelang 629.000 Ton Bauksit, 16-22 Desember 2025

Next Post

Adhi Karya (ADHI) Resmi Tunjuk Direktur Utama Baru

Next Post
Menurut Rozi, seluruh keputusan yang diambil dalam RUPSLB merupakan langkah strategis untuk memastikan tata kelola perseroan tetap selaras dengan perubahan regulasi serta mendukung kelancaran eksekusi strategi bisnis ke depan.

Adhi Karya (ADHI) Resmi Tunjuk Direktur Utama Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Kwik Kian Gie

Wafat di Usia 90, Ini 6 Warisan Pemikiran Kwik Kian Gie yang Masih Menginspirasi

29 Juli 2025 | 16:40
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
net-buy-asing-ihsg-rekor-saham-diborong

Net Buy Asing Tembus Rp 4,46 Triliun, Ini 10 Saham Paling Diborong Saat IHSG Cetak Rekor Baru

16 Januari 2026 | 21:00
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Billy, kakao dan kopi memiliki keunggulan ekologis dibanding komoditas lain karena tidak mendorong pembabatan hutan yang menyebabkan homogenisasi hutan. Sistem tanamnya pun, masih mempertahankan tutupan hutan. Sehingga, masih ada shade tree dan tanamannya bisa berada di antara hutan produksi, tidak menjadi monokultur.

Pembangunan Ekonomi Papua Seharusnya Bertumpu pada Kakao dan Kopi Bukan Sawit

17 Januari 2026 | 13:29
skandal-dsi-ponzi-berkedok-syariah

Skandal DSI: Ponzi Berkedok Syariah

15 Januari 2026 | 22:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved