Jakarta, CoreNews.id – Presiden Prabowo Subianto kembali membuat langkah yang menyita perhatian publik. Pada Selasa (6/1/2025), seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dijadwalkan berkumpul di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Agenda tersebut bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan retret jilid kedua sejak Prabowo resmi menjabat sebagai Presiden RI.
Retret ini akan diikuti secara lengkap oleh para menteri koordinator, menteri, wakil menteri, utusan khusus presiden, penasihat khusus presiden, staf khusus presiden, hingga sejumlah pejabat negara lainnya. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi agenda tersebut saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/1/2025).
“Besok (Selasa) ada retret,” ujar Airlangga singkat, tanpa merinci agenda yang akan dibahas di Hambalang.
Meski berlangsung hanya sehari, retret jilid dua ini memunculkan banyak spekulasi. Pasalnya, ini menjadi kali kedua Prabowo mengumpulkan seluruh kabinet dalam format pembekalan tertutup sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto turut membenarkan undangan retret tersebut. Ia menyebut seluruh anggota Kabinet Merah Putih diwajibkan hadir. Menariknya, ada dress code khusus yang kembali diterapkan.
“Undangan (retret) untuk besok saja, untuk seluruh anggota kabinet. Dress code-nya seperti sebelumnya, cokelat muda atau khaki,” kata Bima.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, retret di Hambalang akan dimulai pukul 14.00 WIB. Lokasi yang dipilih pun bukan sembarang tempat. Padepokan Garuda Yaksa merupakan kediaman pribadi Prabowo yang kerap digunakan untuk agenda strategis dan konsolidasi penting.
Sebagai catatan, retret jilid pertama Kabinet Merah Putih digelar di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 25–27 Oktober 2024. Saat itu, para menteri tampil dengan seragam loreng Komando Cadangan (Komcad) dan menjalani berbagai kegiatan fisik seperti olahraga bersama, baris-berbaris, hingga trekking mendaki Gunung Tidar.
Tak hanya itu, selama tiga hari penuh, jajaran kabinet mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo serta pembekalan dari pimpinan lembaga negara. Total ada sekitar 40 pemateri yang terlibat dalam retret perdana tersebut.
Kini, publik menanti pesan apa yang akan disampaikan Prabowo dalam retret jilid dua di Hambalang. Apakah akan ada evaluasi kinerja awal kabinet, penajaman visi pemerintahan, atau justru arahan strategis menghadapi tantangan nasional ke depan?
Yang jelas, pertemuan tertutup ini kembali menegaskan gaya kepemimpinan Prabowo yang mengedepankan disiplin, soliditas, dan konsolidasi internal sejak awal masa pemerintahannya.













