Jakarta, CoreNews.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 55,00 poin atau 0,62 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini, menjadi 8.991,75 atau menyentuh level 9.000. Penguatan ini melanjutkan tren positif pekan lalu, IHSG dicatat naik 0,13 persen ke level 8.936 dan sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di 9.002,92. Selain itu, investor asing membukukan pembelian bersih Rp 1,6 triliun di pasar regular.
Menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan di Jakarta, (12/1/2026), pergerakan IHSG tersebut, dipengaruhi sentimen global dan domestik. Dari luar negeri, pasar merespons sikap hawkish Bank of Japan yang memicu penarikan likuiditas dari pasar negara berkembang.
Dari dalam negeri, penguatan indeks diantaranya ditopang fenomena January Effect, ketika manajer investasi kembali menempatkan dana di pasar saham pada awal tahun. Sementara itu, Bank Indonesia mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 1,44 triliun pada pekan pertama Januari 2026. Ini menunjukkan arus modal asing masih mengalir deras.*













