Jakarta, CoreNews.id – Inflasi Indonesia sepanjang 2025 tercatat sebesar 2,92 persen dan dinilai masih berada dalam koridor ideal perekonomian nasional. Angka tersebut merupakan hasil akumulasi inflasi dari Januari hingga Desember 2025. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir menyampaikan, “Kalau dihitung dari Januari sampai Desember, angka inflasi kita ketemu di 2,92 persen,” dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Tomsi menjelaskan, pemerintah menetapkan inflasi ideal di kisaran 2,5 persen dengan batas aman 1,5 hingga 3,5 persen agar produsen dan konsumen sama-sama terlindungi. Jika inflasi terlalu rendah, pendapatan petani dan produsen bisa tertekan, sedangkan jika terlalu tinggi daya beli masyarakat akan melemah.
Sementara itu, Direktur Statistik Harga BPS Windhiarso Ponco Adi Putranto menyebut pergerakan inflasi juga dipengaruhi faktor global. Dengan capaian 2,92 persen, Indonesia dinilai berhasil menjaga stabilitas harga tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.













