Jakarta, CoreNews.id — Program Impact Investment Readiness in Indonesia (IIRI) dengan target pendanaan 27 juta dolar AS atau sekitar Rp 455 miliar untuk memperkuat ketahanan ekonomi pengusaha perempuan Indonesia, diluncurkan pemerintah Kanada (12/1/2026). IIRI merupakan kolaborasi antara Global Affairs Canada dan Impact Investment Exchange (IIX) untuk menyasar pelaku usaha di berbagai daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai di Jakarta (12/1/2026). Menurut Sarai, Kanada ingin membantu pengusaha perempuan menghilangkan hambatan, mengurangi risiko, dan membangun sistem kewirausahaan yang lebih inklusif melalui IIRI. Sarai juga mengaku telah melihat keberhasilan program serupa di Vietnam.
Sebagai informasi, IIX merupakan organisasi global yang bergerak di bidang pembiayaan berdampak untuk mengatasi tantangan sosial dan lingkungan, khususnya terkait pemberdayaan perempuan, inklusivitas keuangan, dan aksi iklim. IIX dicatat telah berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, serta sektor swasta untuk memajukan Orange Movement, sebuah inisiatif global yang menargetkan mobilisasi pendanaan 10 miliar dolar AS serta pemberdayaan 100 juta perempuan pada 2030.*













