Teheran, CoreNews.id — Iran siap menghadapi semua opsi, termasuk jika Washington ingin menguji opsi militer yang telah dicobanya sebelumnya. Iran juga lebih siap secara militer dibandingkan dengan perang terakhir.
Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, sebagaimana dikutip dari Aljazeera, (13/1/2026). Menurut Araghchi, beberapa gagasan damai telah diajukan kepada Washington dan saat ini sedang dikaji, termasuk kemungkinan mengadakan pertemuan dengan Witkow, tetapi ia menekankan bahwa gagasan Amerika dan ancaman terhadap Iran tidak dapat digabungkan.
Terkait masalah nuklir, Iran tetap teguh dalam komitmennya khususnya terhadap penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai dan penolakan terhadap kepemilikan senjata nuklir. Iran juga tidak akan melepaskan haknya untuk melakukan pengayaan uranium, tetapi bersedia menangani segala kekhawatiran dalam rangka membangun kepercayaan, dengan imbalan pencabutan sanksi dan penghormatan terhadap hak-haknya.*













