Jakarta, CoreNews.id – Hujan dan petir adalah fenomena alam yang penuh hikmah. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk membaca doa ketika kedua peristiwa ini terjadi, sebagai bentuk syukur dan perlindungan.
Berikut doa-doa yang bisa diamalkan:
- Doa Ketika Turun Hujan:
“Allahumma shayyiban nafi’an.”
Artinya: “Ya Allah, curahkanlah air hujan yang bermanfaat.” (HR. Bukhari). - Doa Saat Hujan Lebat atau Khawatir Bahaya:
“Allahumma hawalaina wala ‘alaina…”
Artinya memohon agar hujan dialihkan ke tempat yang lebih bermanfaat seperti bukit, lembah, dan hutan (HR. Bukhari-Muslim). - Doa Mendengar Petir:
“Subhanallahulladzi yusabbihurra’du bihamdihi…”
Artinya mengagungkan Allah SWT, yang petir dan malaikat bertasbih kepada-Nya.
Hukum Air Hujan dalam Islam
Menurut fikih, air hujan termasuk air mutlak atau thahur—yaitu air yang suci dan dapat menyucikan. Hal ini berdasarkan firman Allah dalam QS. Al-Furqan ayat 48, yang menyebut air hujan sebagai air yang thahur (bersih).
Dengan berdoa, kita tidak hanya memohon keselamatan, tetapi juga mengingat kebesaran Allah SWT yang menurunkan rahmat melalui butiran hujan.












