Jakarta, CoreNews.id — Indonesia Open Network (ION) akan segera diluncurkan. Peluncuran awal ION ditandai melalui acara ‘Curtain Raiser on Indonesia Open Network (ION)’ yang digelar Indonesia Economic Forum (IEF) (5/1/2026). ION merupakan salah satu kebijakan untuk memperluas akses UMKM ke pasar digital sekaligus mengurangi ketergantungan pada marketplace tertutup.
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi dan UKM Mamman Abdurrahman menyatakan bila Indonesia Open Network dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak integrasi data UMKM yang selama ini tersebar di berbagai platform dan belum terhubung secara sistemik.
Berbeda dengan marketplace konvensional yang tertutup, ION menggunakan protokol bersama sehingga UMKM, koperasi, petani, dan perajin bisa menjangkau konsumen lebih luas tanpa terikat pada satu pemain besar. Model ini diharapkan menciptakan persaingan yang lebih sehat sekaligus menekan biaya akses pasar digital.
Dalam tahap awal, ION akan terintegrasi dengan program digitalisasi UMKM nasional seperti SAPA UMKM. Platform ini juga akan menggandeng ekosistem konsumen berskala besar untuk mendorong permintaan serta bisa menguatkan perdagangan digital berbasis lokal melalui kolaborasi logistik dan aplikasi nasional.*













