Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

11 Juta Peserta BPJS Nonaktif, Istana Akhirnya Buka Suara!

by Teguh Imam Suyudi
10 Februari 2026 | 15:00
in News
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

Ilustrasi Pasien BPJS Kesehatan dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Polemik penonaktifan 11 juta peserta PBI BPJS Kesehatan akhirnya memaksa Istana angkat bicara. Pemerintah menegaskan, ini bukan pemangkasan diam-diam, melainkan “bersih-bersih data” demi subsidi yang tepat sasaran.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan isu tersebut sudah dibahas bersama DPR RI. Menurutnya, perubahan status kepesertaan terjadi karena proses verifikasi dan pemutakhiran data lintas kementerian.

“Pencatatan ini jangan disalahartikan,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Senin (9/2/2026). Pemerintah, kata dia, tengah memastikan penerima bantuan iuran (PBI) benar-benar berasal dari kelompok yang berhak.

Fakta yang bikin publik terhenyak: ditemukan sekitar 15.000 penerima PBI justru berasal dari desil 6 hingga 10—kategori yang seharusnya tidak masuk daftar penerima subsidi. Artinya, bantuan negara selama ini berpotensi salah sasaran.

Proses sinkronisasi data ini melibatkan Badan Pusat Statistik serta kementerian terkait. Pemerintah mengklaim langkah ini penting agar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak bocor ke kelompok mampu.

Namun tekanan publik dan DPR membuat pemerintah tak bisa gegabah. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan kesepakatan krusial: seluruh layanan kesehatan bagi peserta PBI tetap aktif selama tiga bulan ke depan. Bahkan, iurannya tetap dibayar pemerintah.

“DPR dan pemerintah sepakat, dalam jangka waktu tiga bulan ke depan, semua layanan kesehatan tetap dilayani,” tegas Dasco di Gedung DPR RI, Senayan.

Selama masa transisi itu, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, BPS, dan BPJS Kesehatan akan melakukan pengecekan ulang berbasis data desil terbaru. Targetnya jelas: subsidi tepat sasaran, APBN tak terbuang percuma.

DPR juga mendesak agar BPJS lebih aktif memberi notifikasi kepada masyarakat jika terjadi penonaktifan kepesertaan, baik PBI maupun PBPU Pemda. Transparansi jadi kata kunci.

READ  Penyakit Bansos, Tidak Tepat Sasaran karena Diterima Orang Mampu

Kini bola ada di tangan pemerintah. Apakah tiga bulan cukup untuk merapikan carut-marut data jutaan peserta? Atau justru membuka babak baru polemik jaminan kesehatan nasional? Publik menunggu, sambil berharap tak ada lagi yang “mendadak nonaktif” saat hendak berobat.

Tags: BPJS KesehatanDPR RIJKN
Previous Post

Mitra BPJS Kesehatan Kini Capai 3.000 Rumah Sakit

Next Post

Danantara Berencana Jadi Pemegang Saham BEI Seperti Hong Kong dan India

Next Post
Menurut Pandu, sovereign wealth fund (SWF) di dua negara tersebut juga berpartisipasi sebagai pemegang saham bursa efek masing-masing. Diperkirakan, persentase saham Danantara di BEI akan tidak jauh berbeda dengan yang telah dilakukan SWF di negara lain.

Danantara Berencana Jadi Pemegang Saham BEI Seperti Hong Kong dan India

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Dalam sesi pemaparannya, Dede Abdul Fatah menyoroti pentingnya fleksibilitas perbankan syariah dalam merespons kebutuhan pasar. Menurutnya, program tabungan berhadiah merupakan strategi yang sangat efektif untuk meningkatkan loyalitas nasabah dan merangsang minat menabung masyarakat.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Dosen PNJ Gelar PkM Inovasi Tabungan Berhadiah Bersama BPRS Albarokah

27 Juni 2026 | 19:10
Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

Perayaan 10 Muharram di Kios Yatim Berlangsung Khidmat, Santunan Yatim dan Tausiyah Jadi Momentum Tebar Kepedulian

28 Juni 2026 | 07:37
Ilustrasi kawasan pariwisata di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

10 Destinasi Wisata Lebak Banten

6 Februari 2025 | 12:57
Dirty Vote

JK Sebut Film Dirty Vote Baru Ungkap 25% Kecurangan Pemilu

13 Februari 2024 | 14:01
indonesia-dibantai-jepang-0-6-kualifikasi-piala-dunia-2026

Meksiko Sapu Bersih Grup A, Afrika Selatan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

26 Juni 2026 | 13:00
piala dunia

Tujuh Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Turki dan Qatar Angkat Koper

26 Juni 2026 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved