Bandung, CoreNews.id — Pemudik dapat melewati jalur alternatif saat mudik Lebaran 2026 untuk menghindari kemacetan di jalur utama. Di wilayah utara Jawa Barat setidaknya ada delapan jalur alternatif. Kedelapan jalur alternatif yang dapat dilalui pemudik adalah sebagai berikut. 1. Sukamandi – Kalijati (22 km). 2. Pamanukan – Subang (31 km). 3. Kadipaten – Jatitujuh – Jatibarang (40,7 km). 4. Haurgeulis – Patrol (19 km). 5. Cikamurang – Jangga (35 km). 6. Budur – Tegalgubug – Jagapura – Mundu (32 km). 7. Losari – Ciledug – Cidahu – Kuningan (95 km). 8. Cirebon – Sumber – Rajagaluh – Majalengka (32 km).
Hal tersebut disampaikan Kepala Dishub Provinsi Jawa Barat Dhani Gumelar di Bandung (10/3/2026). Menurut Dhani, sebanyak 50 persen warga Jawa Barat diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik atau pulang kampung. Kurang lebih sekitar 25,1 juta orang akan melakukan perjalanan, sementara sekitar 25,6 juta lainnya tidak melakukan perjalanan. Karena itu, bagi para pemudik diharapkan dapat memanfaatkan semua jalur alternatif saat mudik Lebaran 2026 guna menghindari kemacetan di jalur utama.
Selain Jalur Utara Jawa Barat, terdapat juga jalur alternatif lain. Jalur tersebut adalah 4 Jalur Alternatif Jalur Tengah Jawa Barat. Keempat jalur alternatif tersebut adalah: 1. Subang – Lembang – Bandung (41 km). 2. Sumedang – Jalan Cagak – Wanayasa – Purwakarta (85 km). 3. Talaga – Bantarujeg – Wado – Sumedang (79 km). 4. Kuningan – Cikijing – Majalengka – Kadipaten (45 km).
Selain itu 5 Jalur Alternatif Jalur Selatan Jawa Barat. Kelima jalur alternatif ini adalah: 1. Garut – Banyuresmi – Leuwigoong – Kadungora – Cijapati – Majalaya – Bandung (78 km). 2. Sasak Beusi – Cibatu – Leles (19 km). 3. Banjar – Manonjaya – Tasikmalaya (44 km). 4. Malangbong – Wado (15 km). 5. Parakanmuncang – Warung Simpang (9 km).*













