Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Hutan Wakaf Jadi Solusi Utama Penerapan Ekonomi Hijau

by Irawan Djoko Nugroho
11 Maret 2026 | 12:32
in Ekonomi
Di tempat yang sama, Agustianto Mingka menyatakan bahwa hutan wakaf saat ini masih sangat sedikit. Karena itu, ia perlu mendapat dukungan pemerintah untuk dikampanyekan kepada semua elemen masyarakat seperti pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pengusaha tambang. Semua itu bertujuan agar hutan wakaf, bisa berkembang dan kesadaran untuk berwakaf terus tumbuh supaya sebagian tanahnya dapat dijadikan hutan wakaf demi menjaga lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

Ilustrasi: Hutan. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Wakaf hingga saat ini belum menyentuh pada isu-isu lingkungan. Ke depan, sangat penting bila hutan wakaf bisa digalakkan karena sudah ada payung hukum atau regulasi dalam rangka melestarikan hutan.

Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur dalam Seminar Nasional dengan Judul Mengembangkan Hutan Wakaf Menuju Indonesia Hijau yang digelar bersama antara Maspera Indonesia (Masyarakat Peduli Agraria) dan Yayasan Wakaf Iqtishad Indonesia, di Ruang Manggala Resto dan cafe Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Kehutanan  RI di Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat, (10/3/2026).

Seminar Nasional yang dilaksanakan secara Offline dan Online (Zoom Meeting) serta You Tube Live ini, dicatat di hadiri oleh 300 peserta, baik dari para Akademisi, Mahasiswa, Lembaga Perbankan, Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak di bidang Lingkungan, Lembaga Yayasan Wakaf dan lainnya. Hadir sebagai Keynote Speech, Direktur Rehabilitas Hutan pada Direktorat Jendral PDASRH Kementerian Kehutanan RI, Dr. Muchamad Saparis Soedarjanto, S.SI.MT. Sementara itu, hadir sebagai narasumber adalah Direktur Pemberdayaan Zakat Dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, S.Ag. M.Ag; Sekretaris  Badan Wakaf Indonesia, Anas Nasikhin, MSi; Ketua Umum Maspera Indonesia, Pemerhati Kehutanan dan Konsultan Ekonomi  Syariah, Acc. Prof. Agustianto, MA. Bertindak sebagai Maderator, Direktur Eksekutif Maspera H. Nasli Hizam Pane. S.HI.     

Dalam seminar pula, Keynote Speech Muchamad Saparis Soedarjanto menyatakan bila deporestasi hutan Indonesia yang terjadi 25 ribu hektar pertahun merupakan deporestasi yang  sangat besar. Semua ini disebabkan karena belum dipahaminya pemanfaatan hutan oleh semua elemen masyarakat. Dan pada saat ini, laju deforestasi tersebut bahkan lebih cepat dari pada reboisasi.

READ  MASPERA Harap Penegakan Hukum di Lahan Kawasan Hutan Tidak Hanya Sasar Masyarakat Lapangan

Sementara itu, Anas Nasikhin menyatakan jika kedepannya, Indonesia masih berkutat pada 3 isu utama. Pertama. Kegagalan dalam mencegah perubahan iklim. Kedua. Kegagalan beradaptasi dengan perubahan iklim. Ketiga. Kehilangan biodiversitas dan rusaknya ekosistem. Karena itu, ekonomi hijau menjadi salah satu solusi dunia dalam menghadapi krisis lingkungan dunia, serta wakaf menjadi instrumen paling unik dalam ekonomi Syariah yang bisa menerapkan ekonomi hijau tersebut.

Di tempat yang sama, Agustianto Mingka menyatakan bahwa hutan wakaf saat ini masih sangat sedikit. Karena itu, ia perlu mendapat dukungan pemerintah untuk dikampanyekan kepada semua elemen masyarakat seperti pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pengusaha tambang. Semua itu bertujuan agar hutan wakaf, bisa berkembang dan kesadaran untuk berwakaf terus tumbuh supaya sebagian tanahnya dapat dijadikan hutan wakaf demi menjaga lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

Selepas seminar, terdapat 4 output seminar yang dihadirkan oleh Maspera Indonesia bersama Yayasan Wakaf Iqtishad Indonesia. Keempatnya adalah sebagai berikut. Pertama. Rekomendasi untuk mengembangkan Hutan Wakaf secara nasional. Kedua. Draft roadmap implementasi Hutan Wakaf. Ketiga. Terbentuknya jejaring kolaborasi antar stakeholder. Keempat. Komitmen bersama pembentukan pilot project Hutan Wakaf di seluruh daerah di Indonesia.

Sebagai informasi, Seminar Nasional ini disponsori oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), PT. Penggadaian, BPKH (Badan Pengelola Keuangan  Haji), dan Yayasan Yatim Mandiri. Selain itu, juga disponsori oleh beberapa perusahaan lain.*

Tags: Hutan WakafMaspera IndonesiaYayasan Wakaf Iqtishad Indonesia
Previous Post

Piala Dunia 2026 Dipastikan Tetap Digelar

Next Post

Lippo Mall Nusantara Gelar Jakarta Sharia Festival 2026

Next Post
Di samping festival, Lippo Mall Nusantara juga menggelar program promosi belanja bertajuk THR Privilege Day pada 14 Maret 2026. Dan untuk memperkuat pengalaman Ramadan, LMN menghadirkan dekorasi bertema Timur Tengah dengan dominasi warna earth tone di area lantai dasar. Konsep dekorasi tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana Ramadan sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung

Lippo Mall Nusantara Gelar Jakarta Sharia Festival 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

menaker-pmsm-pengembangan-sdm-human-capital-2026

SDM dan AI Jadi Penentu Produktivitas Perusahaan

29 Oktober 2026 | 20:00
phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Perjalanan Jakarta Turki Berapa Jam Naik Pesawat? Ini Durasinya

Perjalanan Jakarta Turki Berapa Jam Naik Pesawat? Ini Durasinya

21 April 2025 | 10:36
KPK Evaluasi Pemanggilan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap ATR/BPN

KPK Evaluasi Pemanggilan Nusron Wahid Terkait Kasus Suap ATR/BPN

2 November 2026 | 13:58
Semarak PEVS 2026: Promo Kendaraan Listrik Akhir Tahun Hingga Keseruan Test Drive Indoor

Semarak PEVS 2026: Promo Kendaraan Listrik Akhir Tahun Hingga Keseruan Test Drive Indoor

2 November 2026 | 11:47
jba-luncurkan-bidwin-perluas-pasar-lelang-elektronik

JBA Perkenalkan bidwin, Platform Lelang Elektronik Digital

29 Oktober 2026 | 18:00
Media Sosial

Hari Media Sosial Sedunia, Waspada Hadapi Ancaman Siber yang Meningkat

30 Juni 2024 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved