Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Melambat di Awal Tahun, Uang Beredar Februari 2026 Tercatat Rp 10.089,9 Triliun

by Teguh Imam Suyudi
27 Maret 2026 | 19:00
in Bisnis
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Ilustrasi Uang dibuat ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Likuiditas perekonomian tanah air menunjukkan tren perlambatan pada dua bulan pertama tahun 2026. Bank Indonesia (BI) melaporkan, uang beredar dalam arti luas atau M2 hanya tumbuh 8,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Februari 2026, melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang masih mampu tumbuh mencapai dua digit.

Meski masih bertumbuh, angka ini menjadi perhatian pelaku pasar mengingat ekspektasi terhadap daya ungkit ekonomi nasional di awal tahun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengungkapkan bahwa posisi M2 pada Februari 2026 tercatat sebesar Rp 10.089,9 triliun.

“Pertumbuhan ini lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada Januari 2026 yang sebesar 10,0 persen,” ujar Denny dalam keterangan resminya, Jumat (27/3/2026).

Kredit dan Tagihan Pemerintah Jadi Penopang

Bank Indonesia merinci, perlambatan ini terjadi di tengah solidnya dua faktor utama pembentuk M2. Pertumbuhan M2 utamanya masih ditopang oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang melesat 25,6 persen yoy menjadi Rp 875,8 triliun, serta penyaluran kredit yang tumbuh 10,7 persen yoy menjadi Rp 8.420,5 triliun.

Dari sisi komponen, perlambatan terlihat dari melandainya pertumbuhan uang kuasi yang memiliki pangsa signifikan terhadap M2. Uang kuasi tercatat tumbuh 3,1 persen yoy menjadi Rp 4.154,7 triliun, jauh melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 5,3 persen.

Sementara itu, uang beredar dalam arti sempit (M1) masih menunjukkan performa solid. M1 yang mencakup uang kartal dan uang giral (giro serta tabungan yang dapat ditarik sewaktu-waktu) tumbuh 14,4 persen yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit M1 sebesar 14,4 persen yoy dan uang kuasi sebesar 3,1 persen yoy,” tutur Denny.

READ  Investor Asing Tarik Rp4,1 Triliun Pasca Sri Mulyani Lengser Diganti Purbaya

Tabungan Melambat, Uang Kartal Meningkat

Lebih lanjut, Denny menjelaskan bahwa komponen M1 didorong oleh pertumbuhan giro rupiah yang mencapai 23,5 persen yoy, serta tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu tumbuh 7,4 persen yoy. Meski positif, kedua angka ini tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya yang masing-masing sebesar 24,9 persen dan 7,6 persen.

Menariknya, di tengah tren perlambatan likuiditas secara luas, uang kartal yang beredar di luar bank umum dan BPR justru mencatatkan percepatan. Uang kartal pada Februari 2026 tumbuh 15 persen yoy menjadi Rp 1.159,9 triliun, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang tumbuh 14,5 persen.

Data ini mencerminkan dinamika preferensi masyarakat dalam memegang uang tunai di tengah aktivitas ekonomi awal tahun, meskipun secara keseluruhan likuiditas ekonomi menunjukkan pola perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Tags: Bank IndonesiaLikuiditas EkonomiUang Beredar
Previous Post

IOC Resmi Batasi Kategori Putri, Atlet dengan Gen Ini Tak Lagi Bisa Tanding di Olimpiade

Next Post

Purbaya Resmi Lantik Robert Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru

Next Post
purbaya-lantik-robert-sekjen-kemenkeu

Purbaya Resmi Lantik Robert Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Resmi! MORA dan MyRepublic Merger, Raksasa Internet Baru Indonesia Lahir

28 Maret 2026 | 22:00
Krisis BBM Australia Meluas, 600 Lebih SPBU Kehabisan Pasokan

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran Dampak Kenaikan BBM

30 Maret 2026 | 14:30
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved