Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

IOC Resmi Batasi Kategori Putri, Atlet dengan Gen Ini Tak Lagi Bisa Tanding di Olimpiade

by Teguh Imam Suyudi
27 Maret 2026 | 18:00
in Olah Raga
Atlit Paralimpiade Indonesia

Atlit Paralimpiade Indonesia (Foto: Dok. KBRI Perancis)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi mengumumkan kebijakan baru yang membatasi keikutsertaan atlet dalam kategori putri hanya bagi perempuan biologis, sebagai bagian dari upaya menjaga keadilan kompetisi.

Presiden IOC Kirsty Coventry menegaskan bahwa kebijakan tersebut disusun berdasarkan kajian ilmiah dan melibatkan para ahli medis.

“Kebijakan yang telah kami umumkan didasarkan pada sains dan telah dipimpin oleh para ahli medis,” ujar Coventry dalam laman resmi IOC, Jumat, 27/3/2026.

Dalam aturan baru ini, kelayakan atlet untuk berlaga di kategori perempuan akan ditentukan melalui skrining gen Sex-determining Region Y (SRY). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan gen yang berkaitan dengan perkembangan jenis kelamin laki-laki.

IOC menyebutkan bahwa keberadaan gen SRY bersifat permanen sepanjang hidup dan menjadi indikator biologis yang sangat akurat dalam menentukan perkembangan jenis kelamin seseorang.

Proses skrining dilakukan dengan metode yang relatif sederhana dan tidak invasif, seperti melalui sampel air liur, usap pipi, atau darah.

Atlet yang dinyatakan negatif gen SRY secara permanen memenuhi syarat untuk berkompetisi di kategori putri, kecuali terdapat indikasi kesalahan hasil pemeriksaan.

Sebaliknya, atlet dengan hasil positif gen SRY tidak diperkenankan bertanding di kategori perempuan. Namun, terdapat pengecualian terbatas bagi individu dengan kondisi medis langka seperti Complete Androgen Insensitivity Syndrome (CAIS) atau gangguan perkembangan seks (DSD) tertentu yang tidak memperoleh keuntungan performa dari testosteron.

Meski demikian, atlet dengan gen SRY positif, termasuk atlet transgender XY dan atlet XY-DSD yang sensitif terhadap androgen, tetap dapat berpartisipasi dalam kategori lain. Mereka dapat bertanding di kategori pria, kategori campuran, kategori terbuka, atau cabang olahraga yang tidak mengklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin.

READ  Gacor, Benzema Bikin Gol dan Asis di Laga Perdana Bareng Al Ittihad

Coventry menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan menjaga prinsip keadilan dalam olahraga.

“Di Olimpiade, bahkan selisih terkecil pun dapat menjadi perbedaan antara kemenangan dan kekalahan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan laki-laki biologis dalam kategori perempuan dinilai tidak adil, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan di beberapa cabang olahraga.

Meski menerapkan aturan baru, IOC menegaskan bahwa seluruh atlet tetap harus diperlakukan dengan hormat dan bermartabat. Pemeriksaan gen SRY hanya perlu dilakukan sekali seumur hidup, dengan dukungan edukasi yang jelas, konseling, serta pendampingan medis dari para ahli.

Tags: IOCOlahraga DuniaOlimpiade
Previous Post

Pemerintah Percepat Hilirisasi, Investasi Tambahan Capai Rp239 Triliun

Next Post

Melambat di Awal Tahun, Uang Beredar Februari 2026 Tercatat Rp 10.089,9 Triliun

Next Post
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Melambat di Awal Tahun, Uang Beredar Februari 2026 Tercatat Rp 10.089,9 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75% dalam dua bulan pertama dan kemudian meningkat menjadi 80% seiring dengan pertumbuhan permintaan. Dan guna menarik penumpang pada tahap awal pengoperasian rute, Transnusa menawarkan tarif mulai Rp2,799 juta untuk penerbangan sekali jalan.

TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta-Bangkok, Tarif Mulai Rp2,799 juta  

10 Agustus 2026 | 11:16
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved