Jakarta, CoreNews.id — Dashboard publik penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M yang berisi tersedia informasi terkait statistik haji, masa praoperasional, hingga operasional haji 1447 H/2026 M diluncurkan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Dashboard yang dapat diakses melalui tautan https://dashboard.haji.go.id tersebut, juga memiliki berbagai fitur yaitu: informasi jemaah reguler, data lansia dan pengguna kursi roda, pencarian data jemaah, detail akomodasi, laporan jemaah wafat, data jemaah dirawat, jadwal penerbangan, keberangkatan dan kedatangan jemaah, serta peta terintegrasi fasilitas layanan jemaah.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Kemenhaj, Moh. Hasan Afandi di Jakarta, (6/52026). Menurut Hasan, dashboard publik tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Kemenhaj dalam menghadirkan tata kelola penyelenggaraan haji yang terbuka, informatif, dan mudah diakses. Selain itu, penyediaan dashboard publik juga menjadi bagian dari transformasi layanan haji berbasis data.
Dengan adanya dashboard publik tersebut, Kemenhaj mengajak masyarakat untuk memanfaatkannya sebagai rujukan informasi resmi terkait penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M. Melalui keterbukaan informasi, Kemenhaj berharap layanan haji semakin dekat dengan masyarakat dan semakin berorientasi pada perlindungan jemaah.*













