Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Penyebab Harga Tiket Pesawat Indonesia Mahal Versi Bos Air Asia

by Irawan Djoko Nugroho
6 September 2024 | 08:03
in Ekonomi
Menurut Tony, masalah lain yang berdampak pada biaya operasional maskapai, adalah pajak atas suku cadang. Ketika suku cadang dikirim untuk diperbaiki dan kembali, mereka dikenai pajak yang tidak ditemukan di negara lain. Hal ini secara signifikan meningkatkan biaya operasional maskapai di Indonesia. Di samping itu terdapat dua faktor lain yang sangat mempengaruhi biaya. Sayangnya, ia tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah. Mereka adalah harga bahan bakar dan nilai tukar mata uang.

Ilustrasi: Tiket Pesawat

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Banyak penyebab harga tiket pesawat di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lain. Seperti diantaranya, harga bahan bakar di Indonesia jauh lebih tinggi sekitar 28% dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya. Selain itu, Indonesia juga menerapkan PPN atas pajak bahan bakar, yang semakin menambah beban biaya operasional maskapai.

Hal ini disampaikan CEO Capital A, Tony Fernandes dalam acara media roundtable eksklusif yang digelar di Fairmont Hotel Jakarta, (5/9/2024). Menurut Tony, masalah lain yang berdampak pada biaya operasional maskapai, adalah pajak atas suku cadang. Ketika suku cadang dikirim untuk diperbaiki dan kembali, mereka dikenai pajak yang tidak ditemukan di negara lain. Hal ini secara signifikan meningkatkan biaya operasional maskapai di Indonesia. Di samping itu, terdapat dua faktor lain yang sangat mempengaruhi biaya. Sayangnya, ia tidak dapat dikendalikan oleh pemerintah. Mereka adalah harga bahan bakar dan nilai tukar mata uang.

Menurut Tony kembali, kebijakan pembatasan wajar yang diterapkan di Indonesia yang dirancang untuk melindungi konsumen dengan harga tiket yang lebih rendah, pada kenyataannya justru membuat tiket pesawat menjadi lebih mahal. Di negara-negara seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand, yang tidak menerapkan pembatasan wajar, harga tiket malah lebih rendah.*

READ  Kemendag Minta Kendaraan AMDK Tidak Dilarang Saat Lebaran
Tags: CEO Capital AFairmont Hotel JakartaTiket Pesawat Mahal
Previous Post

Hasil Kualifikasi Piala Dunia: Timnas Indonesia Imbangi Arab Saudi 1-1

Next Post

Wisata Tapak Tuan yang Melegenda di Aceh Selatan

Next Post
Wisata Tapak Tuan yang Melegenda di Aceh Selatan

Wisata Tapak Tuan yang Melegenda di Aceh Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
zakat-baznas-bukan-untuk-mbg

Heboh Isu Zakat untuk MBG, Baznas RI Bongkar Fakta Sebenarnya!

25 Februari 2026 | 18:00
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Kemnaker Luncurkan “Lapor Menaker” untuk Perkuat Transparansi Pengaduan Ketenagakerjaan

Menaker Pastikan THR Ojol Segera Diumumkan Usai Koordinasi Lintas Kementerian

25 Februari 2026 | 13:08
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved