Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

by Miroji
16 September 2024 | 14:22
in Humaniora
Tradisi Unik Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

sumber foto: detik

Bagikan sekarang:

CoreNews.id, Jakarta – Umat Islam di seluruh dunia merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW setiap bulan Rabiul Awal, dan pada tahun 2024, perayaan ini jatuh pada Senin, 16 September.

Berbagai tradisi dilakukan oleh masyarakat Muslim di Indonesia untuk memperingati momen kelahiran Rasulullah ini, dengan setiap daerah memiliki cara yang khas dan unik.

Di Aceh, misalnya, perayaan Maulid Nabi berlangsung lebih lama dari kebanyakan daerah lainnya. Warga Aceh tidak hanya merayakannya pada bulan Rabiul Awal, tetapi juga selama 90 hari setelah bulan tersebut.

Tradisi ini dilakukan dengan mengadakan kenduri secara bergilir, di mana setiap keluarga memasak makanan yang kemudian dibawa ke masjid untuk disajikan kepada para tamu yang datang berzikir dan berdoa bersama.

Makanan ini biasanya disajikan dalam wadah khusus bernama amben, yakni alat berbentuk silinder dengan berbagai ukuran.

Sementara itu, di Madura, Jawa Timur, perayaan Maulid Nabi juga tidak kalah meriah dan berlangsung selama sebulan penuh. Peringatan ini diselenggarakan secara bergilir di rumah-rumah warga, di mana mereka melantunkan shalawat, barzanji, dan simthud durar.

Puncak dari perayaan ini adalah acara Mulot Agung, di mana warga berkumpul di masjid untuk bersholawat dan berdoa bersama. Setelah itu, mereka mengikuti acara berebut buah, uang, dan wangi-wangian yang telah didoakan.

Barang-barang ini dipercaya membawa berkah bagi siapa saja yang berhasil mendapatkannya.

Di Yogyakarta, tradisi Maulid Nabi dilaksanakan dengan upacara kebesaran Keraton yang dikenal sebagai Hajad Dalem Sekaten dan Grebeg Mulud. Rangkaian kegiatan dimulai dengan prosesi Miyos Gangsa, yang dilakukan seminggu sebelum perayaan, dan diakhiri dengan Grebeg Mulud pada 12 Rabiul Awal.

Sekaten awalnya adalah upacara untuk menghormati leluhur di Tanah Jawa yang beragama Hindu, namun seiring waktu, tradisi ini digunakan sebagai sarana penyebaran agama Islam dengan pertunjukan gamelan sebagai daya tarik utama.

READ  BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah 2024 Rp45 Ribu sampai Rp55 Ribu

Selain prosesi upacara, Keraton Yogyakarta juga mengadakan Pasar Malam Perayaan Sekaten dan pameran di sekitar keraton untuk menyambut acara ini. Pada acara puncak Grebeg Mulud, iring-iringan gunungan yang berisi hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan diarak dan dibagikan kepada masyarakat yang berebut mendapatkannya, karena dipercaya membawa berkah.

Di Gorontalo, perayaan Maulid Nabi dikenal dengan nama Walima. Tradisi ini telah ada sejak abad ke-17, ketika Islam pertama kali masuk ke wilayah tersebut. Prosesi dimulai dengan dikili, atau zikir, di Masjid At-Taqwa yang terletak di Desa Bongo.

Masyarakat menyiapkan kue-kue tradisional seperti kolombengi, sukade, wapili, dan telur rebus yang disusun menjadi tolangga, struktur berbentuk menara atau kapal laut. Tolangga ini kemudian diarak ke masjid, dan setelah upacara zikir, makanan di dalamnya dibagikan kepada masyarakat.

Di Kalimantan Selatan, masyarakat Banjar merayakan Maulid Nabi dengan tradisi unik yang disebut Baayan Maulid. Kata “baayan” berarti ayunan atau buaian, sedangkan “mulud” berasal dari kata bahasa Arab yang mengacu pada perayaan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Dalam tradisi ini, bayi-bayi diayunkan sambil diiringi lantunan shalawat sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tradisi ini tidak hanya bertujuan untuk mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga diharapkan membawa berkah bagi anak-anak yang diayunkan.

Tags: Maulid Nabi Muhammad SAW
Previous Post

Survei Terbaru Ridwan Kamil Vs Pramono Anung di Pilgub Jakarta 2024

Next Post

Kenaikan PPN 12 Persen Hanya Akan Membuat Kesenjangan Meningkat

Next Post
Tanpa ada perubahan kinerja penerimaan PPh, rencana kenaikan PPN menjadi 12 persen pada 2025 berpotensi besar akan memiliki dampak redistributif yang lebih kuat, dengan hasil akhir kesenjangan akan meningkat

Kenaikan PPN 12 Persen Hanya Akan Membuat Kesenjangan Meningkat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
ocean-buddy-dana-konservasi-laut-hiu-paus

Main Game di Aplikasi DANA, Bisa Bantu Selamatkan Hiu Paus!

12 Oktober 2025 | 21:00
“Road to YKABF 2026” menjadi aktivasi publik awal yang memperkenalkan semangat eksperimentasi dan aksesibilitas, kepada audiens yang lebih luas, khususnya mahasiswa, akademisi, dan kreator muda. YKABF mendorong artbook dan zine sebagai medium alternatif dalam produksi pengetahuan—yang bersifat personal, berbasis proses, dan lekat dengan eksplorasi material. Melalui rangkaian program kurasi—mulai dari showcase, diskusi, hingga eksplorasi langsung—acara ini membuka ruang dialog antara praktik artistik dan wacana akademik dalam konteks penerbitan independen.

Yogyakarta Art Book Fair Luncurkan Road to YKABF 2026

12 April 2026 | 15:21
Kesembilan produk makanan olahan mengandung unsur babi tersebut teridentifikasi setelah dilakukan pembuktian melalui uji laboratorium Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BPJPH. Dari kesembilan produk tersebut, tujuh produk bersertifikat halal. Di sini, BPJPH memberikan sanksi berupa penarikan produk dari peredaran. Penarikan ini sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.

Marshmallow Mengandung Babi Masih Beredar di Minimarket

23 April 2025 | 11:52
iran-as-berunding-oman-ancaman-eskalasi

AS-Iran Bertemu di Pakistan Malam Ini, Damai atau Gagal Total?

11 April 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved