Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Menu Sarapan Makanan Ultraolahan Membuat Cepat Tua

by Irawan Djoko Nugroho
25 November 2024 | 12:56
in Gaya Hidup
Makanan ultraolahan tidak hanya mencakup makanan ringan kemasan atau minuman manis, tetapi juga produk yang tampaknya tidak berbahaya seperti roti yang diproduksi secara massal atau kemasan, yogurt buah, beberapa sereal sarapan atau alternatif daging. Selain itu, juga makanan kemasan yang padat nutrisi. Semua produk-produk tersebut sering kali dibungkus dalam kemasan plastik, sehingga menjadi media pembawa zat-zat yang beracun bagi tubuh.

Ilustrasi: Makanan Ultraolahan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Makanan ultraolahan (UPF) meningkatkan usia biologis bagi mereka yang mengonsumsi lebih dari 14 persen kalori setiap harinya. Efek berbahaya dari UPF juga meningkatkan risiko diabetes, penyakit kardiovaskular, dan demensia.

Hal ini dikutip dari laman Best Life (25/11/2024). Makanan ultraolahan tidak hanya mencakup makanan ringan kemasan atau minuman manis, tetapi juga produk yang tampaknya tidak berbahaya seperti roti yang diproduksi secara massal atau kemasan, yogurt buah, beberapa sereal sarapan atau alternatif daging. Selain itu, juga makanan kemasan yang padat nutrisi. Semua produk-produk tersebut sering kali dibungkus dalam kemasan plastik, sehingga menjadi media pembawa zat-zat yang beracun bagi tubuh.

Menurut penulis studi Marialaura Bonaccio, PhD, ahli epidemiologi gizi di Unit Penelitian Epidemiologi dan Pencegahan-IRCCS Neuromed, makanan ultraolahan selain tidak memadai secara nutrisi, juga kaya akan gula, garam, dan lemak jenuh atau trans. Di samping itu, makanan tersebut mengalami pemrosesan industri yang intens yang benar-benar mengubah matriks makanan mereka, dengan konsekuensi hilangnya nutrisi dan serat. Semua ini dapat memiliki konsekuensi penting untuk serangkaian fungsi fisiologis, termasuk metabolisme glukosa, dan komposisi serta fungsi mikrobiota usus.*

READ  Elektrifikasi Honda Ditargetkan Selesai 100 Persen Tahun 2040
Tags: Best LifeMakanan ultraolahanUPF
Previous Post

Pesawat Maskapai Rusia Terbakar di Bandara Turki, 95 Orang Dievakuasi

Next Post

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan LKM 2024—2028 Fokus Perlindungan Konsumen

Next Post
Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae di Jakarta (29/11/2024), bila dihapus tagih, maka otomatis (kredit macet) para petani dan nelayan yang tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK akan terhapus bersih.

OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan LKM 2024—2028 Fokus Perlindungan Konsumen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00
Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

Acara Puncak TOP Digital Awards 2025 Digelar Hari Ini: Inovasi Cerdas Menyongsong Transformasi Digital

4 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

Viral Susu MBG Hanya 30 Persen Susu, Ini Kata BGN

1 Oktober 2025 | 14:56
kuhp-kuhap-baru-berlaku-2-januari-2026

Resmi Berlaku! KUHP dan KUHAP Baru Efektif Mulai 2 Januari 2026, Ini Pasal-Pasal yang Paling Disorot

1 Januari 2026 | 10:00
Tantangan Keamanan Siber Bagi Perusahaan Indonesia di 2026

Apa Saja Tantangan Keamanan Siber di 2026?

8 Januari 2026 | 18:00
Ilustrasi Bandara dibuat ChatGPT

Kertajati Hanya Bebani Jabar Rp 100 Miliar per Tahun, KDM Minta Ditutup

8 Januari 2026 | 10:36
KPK Periksa 4 ASN Cirebon dan Tetapkan GM Hyundai sebagai Tersangka Suap PLTU

KPK Periksa Tiga Pejabat Kejari Bekasi Terkait Dugaan Suap Ijon Proyek

9 Januari 2026 | 14:18
Kopi Kenangan hingga kini memiliki 1.000 gerai, baik di Indonesia maupun luar negeri. Adapun saat ini jaringan gerai Kopi Kenangan di luar negeri sudah menembus lebih dari 100 gerai. Kopi Kenangan dicatat melakukan ekspansi ke luar negeri yaitu, Malaysia pada 2022, Singapura pada 2023, dan Filipina pada 2024

Kopi Kenangan Kembali Akan Buka 100 Gerai Baru di Semester-II 2025

28 Juni 2025 | 13:27
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved