Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

BPJS Kesehatan Raih Golden Trophy TOP Digital Awards 2024

by Teguh Imam Suyudi
6 Desember 2024 | 15:00
in Tekno
BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, kembali menorehkan prestasi dengan meraih Golden Trophy di ajang TOP Digital Awards 2024.

Ajang ini diselenggarakan majalah It Works, Kamis, 5/12/2024, di Dian Ballroom, Raffles Hotel, Jakarta. Golden Trophy diberikan karena BPJS Kesehatan telah meraih penghargaan TOP Digital Awards  Bintang 5 (Excellent) selama tiga tahun berturut-turut.

Selain Golden Trophy, BPJS Kesehatan juga mendapat 3 penghargaan tingkat nasional bidang Teknologi Informasi (TI), yaitu:

  • TOP Digital Implementation 2024 Level Bintang 5 (Excellent)
  • Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D, dianugerahi penghargaan TOP Leader on Digital Implementation 2024
  • Ir. Edwin Aristiawan, M.M selaku Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan juga mendapat penghargaan TOP CIO on Digital Digital Implementation 2024.

Ketua Penyelenggara TOP Digital Awards 2024 yang juga Pemimpin Redaksi majalah It Works, M. Lutfi Handayani ST. MBA, mengatakan, “Penghargaan TOP Digital Awards, diberikan kepada Instansi pemerintahan dan Korporasi Bisnis, yang dinilai telah berhasil dalam pemanfaatan TI untuk meningkatkan kinerja dan layanan.”

Upaya Digitalisasi BPJS Kesehatan dalam Mengakselerasi Program JKN

Perkembangan teknologi informasi memegang peran krusial dalam mengoptimalkan pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Pengelolaan teknologi yang adaptif dan inovatif penting dilakukan dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program ini.

Untuk menghadapi tantangan digitalisasi, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan telah melakukan berbagai transformasi digital. Hal ini bertujuan untuk mempermudah akses pelayanan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Salah satu pilar utama dari transformasi tersebut adalah menerapkan nilai-nilai INISIATIF yang mencakup integritas, kolaborasi, pelayanan prima, dan inovasi.

Dengan pendekatan tersebut, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta.

READ  Palo Alto Networks Luncurkan Strata Cloud Manager

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti mengatakan bahwa pihaknya telah memanfaatkan teknologi sebagai elemen utama untuk memberikan kemudahan kepada peserta.

Kemudahan tersebut meliputi pembukaan akses yang lebih luas serta penyederhanaan proses administrasi. Dengan demikian, pelayanan kesehatan program JKN menjadi optimal.

Ghufron menambahkan, inovasi dan integrasi teknologi yang dilakukan bertujuan untuk memastikan program JKN dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh peserta.

Per 1 September 2024, jumlah peserta program JKN telah mencapai lebih dari 277 juta jiwa atau sekitar 98,67 persen dari total populasi Indonesia. Capaian ini berhasil membawa BPJS Kesehatan meraih predikat Universal Health Coverage (UHC) lebih cepat dari target yang ditetapkan pemerintah.

“Jumlah ini menjadi tolok ukur bagi kami untuk terus bertransformasi melalui digitalisasi demi meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan peserta,” ujar Ghufron saat menyampaikan keynote speech di BizVision Week 2024, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/09/2024), sebagaimana dikutip dari siaran pers BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan, lanjutnya, telah menghadirkan berbagai inovasi untuk memudahkan peserta dalam mengakses layanan kesehatan. Salah satunya melalui optimasi aplikasi Mobile JKN.

Aplikasi tersebut diperbarui secara rutin dengan fitur-fitur inovatif, termasuk i-Care JKN. Melalui fitur i-Care JKN, petugas medis bisa menelusuri riwayat kesehatan peserta selama satu tahun terakhir. Fitur ini juga memudahkan koordinasi dengan dokter untuk memberikan perawatan yang komprehensif.

Ada pula fitur-fitur lain, seperti telekonsultasi, skrining riwayat kesehatan, dan antrean online, yang diyakini mampu menjadi solusi dalam memudahkan akses layanan.

BPJS Kesehatan juga bisa mengembangkan layanan administratif non-tatap muka, yakni WhatsApp (PANDAWA), Voice Interactive JKN (VIKA), dan BPJS Kesehatan Care Center 165. Layanan ini bisa menjadi alternatif yang lebih praktis bagi peserta.

READ  Canva Down, Netizen Ramai Curhat di X: “Kerjaan Gue Hilang!”

Ghufron menjelaskan, inovasi yang dihadirkan didasarkan pada customer journey. Pihaknya berupaya memastikan bahwa setiap inovasi yang kami dikembangkan dapat memenuhi kebutuhan peserta dan mudah diakses.

“Dengan komitmen BPJS Kesehatan terhadap transformasi mutu layanan, kami berharap, pengelolaan teknologi informasi ini dapat mendukung terciptanya pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan merata,” tutur Ghufron.

Untuk menghadapi tantangan pada masa depan, BPJS Kesehatan terus melakukan perubahan strategis untuk memperkuat layanannya dengan mengembangkan fungsi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) sebagai gatekeeper dalam layanan kesehatan.

BPJS Kesehatan pun berkomitmen untuk meningkatkan sinergi lintas lembaga dalam pemanfaatan teknologi demi pengoptimalan layanan kesehatan, khususnya program promotif dan preventif.

“Kehadiran BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik yang berada langsung di bawah Presiden menunjukkan keseriusan negara dalam memberikan jaminan sosial di bidang kesehatan demi menjaga kesejahteraan sosial masyarakat Indonesia. Dengan berbagai inovasi dan penghargaan yang didapat, BPJS Kesehatan siap untuk senantiasa memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutupnya.

Tags: BPJS KesehatanTOP Digital Awards 2024
Previous Post

Kesia.id Raih 4 Penghargaan TOP Digital Awards 2024

Next Post

Ojek Online Boleh Beli BBM Bersubsidi

Next Post
Igun juga menyoroti dampak kenaikan harga BBM non-subsidi terhadap pendapatan pengemudi. Menurutnya, keberadaan subsidi sangat membantu meringankan beban operasional. Sebab selisih harga antara Pertalite dan BBM non-subsidi bisa mencapai 15 persen, yang berimbas pada penurunan pendapatan hingga 30-40 persen jika ditambah biaya perawatan kendaraan.

Ojek Online Boleh Beli BBM Bersubsidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

26 Februari 2026 | 13:25
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
daur-ulang-plastik-sosoft

Buang Kemasan Deterjen Bisa Dapat Poin! Gerakan #AlamiSoSoftUntukBumi Ajak Warga Daur Ulang Plastik

24 Februari 2026 | 18:00
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
impor-pangan-as-lebih-mahal

Impor Pangan AS Lebih Mahal, Indonesia Terpaksa Bayar Lebih? Ini Dampaknya!

25 Februari 2026 | 21:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved