Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Gempa Bumi Dahsyat Magnitudo 7,7 Guncang Myanmar

by Teguh Imam Suyudi
29 Maret 2025 | 15:00
in News
Ilustrasi Gempa Bumi

Ilustrasi Gempa Bumi Dibuat oleh Kecerdasan Buatan

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pada Jumat, 28 Maret 2025, Myanmar dilanda gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tengah negara tersebut. Episentrum gempa terletak sekitar 16 km barat laut Sagaing, dekat kota Mandalay, pada kedalaman 10 km.

Gempa ini menyebabkan kerusakan parah di berbagai wilayah, terutama di Mandalay dan sekitarnya. Bangunan-bangunan runtuh, infrastruktur seperti jembatan dan jalan mengalami kerusakan signifikan, serta layanan komunikasi dan listrik terputus di banyak area. Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan enggan kembali ke rumah mereka karena takut akan gempa susulan.

Dampak gempa juga dirasakan di negara-negara tetangga seperti Thailand, Bangladesh, India, Laos, dan China. Di Bangkok, Thailand, beberapa bangunan mengalami kerusakan, termasuk runtuhnya sebuah gedung dalam konstruksi di distrik Chatuchak yang mengakibatkan korban jiwa dan luka-luka.

Penyebab gempa ini dikaitkan dengan aktivitas pada Sesar Sagaing, sebuah patahan tektonik utama yang membentang melalui Myanmar. Sesar ini mirip dengan Patahan San Andreas di California dan dikenal sebagai sumber gempa bumi besar di wilayah tersebut.

Pemerintah Myanmar telah mengumumkan keadaan darurat dan meminta bantuan internasional untuk menangani krisis ini. Negara-negara seperti China, Rusia, India, Korea Selatan, dan Uni Eropa telah mengirimkan bantuan, sementara PBB mengalokasikan dana darurat sebesar $5 juta untuk respons awal.

Upaya penyelamatan terus dilakukan di tengah tantangan besar, termasuk kondisi infrastruktur yang tidak stabil dan kekurangan pasokan medis penting. PBB telah memperingatkan kurangnya peralatan trauma, kantong darah, anestesi, dan obat-obatan esensial di area terdampak.

Gempa bumi ini menjadi salah satu yang paling mematikan di Myanmar dalam beberapa dekade terakhir.

Tulisan ini dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan.

READ  Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Istanbul
Tags: Gempa BumiMyanmar
Previous Post

Hukum Salat Idul Fitri: Wajib atau Sunnah?

Next Post

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada 31 Maret 2025

Next Post
Ilustrasi Idul Fitri Dibuat kecerdasan Buatan

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh Pada 31 Maret 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
bandar-narkoba-koko-erwin-penyuap-eks-kapolres-bima-ditangkap-di-tanjung-balai

Bandar Narkoba Koko Erwin Penyuap Eks Kapolres Bima Ditangkap di Tanjung Balai

27 Februari 2026 | 11:11
Peluncurkan TEI ke-41 Tahun 2026, Mendag Busan Targetkan Transaksi USD 17,5 Miliar

Peluncurkan TEI ke-41 Tahun 2026, Mendag Busan Targetkan Transaksi USD 17,5 Miliar

27 Februari 2026 | 14:04
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
TNI Kuat Rakyat Bermartabat

Presiden Prabowo Sahkan UU TNI Nomor 3 Tahun 2025, Usia Pensiun Perwira Diperpanjang

17 April 2025 | 15:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved