Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Wisatawan Asing ke AS Diramalkan Turun Selama Tahun 2025

by Irawan Djoko Nugroho
2 September 2025 | 11:16
in Internasional
Penurunan wisatawan ini membuat belanja wisatawan asing di AS diperkirakan turun menjadi US$169 miliar pada 2025 menurut World Travel & Tourism Council (WTTC), atau lebih rendah dibanding US$181 miliar pada 2024

Ilustrasi: Patung Liberty. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Lembaga riset pariwisata Tourism Economics memperkirakan AS akan mengalami penurunan 8,2 persen kedatangan wisatawan internasional sepanjang 2025. Angka ini sedikit membaik dari prediksi sebelumnya (9,4 persen), namun tetap jauh di bawah tingkat kunjungan sebelum pandemi COVID-19. Penurunan jumlah turis asing tersebut, banyak dikaitkan dengan kebijakan tarif dagang, pengetatan imigrasi, serta retorika politik Trump. Beberapa wisatawan bahkan menyatakan rasa takut mereka.

Tourism Economics juga menyoroti bahwa data pemesanan tiket pesawat memperlihatkan perlambatan tajam perjalanan masuk ke AS sejak Mei hingga Juli. Tren ini diperkirakan masih terus berlanjut.

Kunjungan dari Kanada dan Cina dicatat mengalami penurunan paling tajam. Wisatawan Kanada anjlok 25 persen pada 2025 dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan dari Cina turun hampir 14 persen, dan dari India berkurang 5,5 persen. Selanjutnya, kunjungan dari Eropa Barat turun 2,3 persen. Namun demikian, kunjungan dari Meksiko naik 3 persen dan dari Amerika Selatan 0,7 persen.

Penurunan wisatawan ini membuat belanja wisatawan asing di AS diperkirakan turun menjadi US$169 miliar pada 2025 menurut World Travel & Tourism Council (WTTC), atau lebih rendah dibanding US$181 miliar pada 2024.*

READ  AS Akan Kenakan Tarif Guna Paksa Agenda Greenland
Tags: ASCinaKanadaTourism Economics
Previous Post

Cina Minta Prabowo Melindungi Aset dan Warga Negaranya di Indonesia

Next Post

KPK Dalami Keterangan Eks Menag Yaqut soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Next Post
Eks Menag Yaqut Penuhi Panggilan KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Keterangan Eks Menag Yaqut soal Dugaan Korupsi Kuota Haji 2023-2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Jokowi Angkat Eks Ketum PSI Jadi Staf Khusus Presiden

Inilah Susunan Komisaris dan Direksi MIND ID usai Grace Natalie Masuk

11 Juni 2024 | 10:37
serangan-israel-hamas-doha-qatar

Serangan Israel di Doha: Target Pemimpin Hamas dan Dampaknya yang Berpotensi Besar

10 September 2025 | 13:00
Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, dan manipulasi data yang dilaporkan oleh Ir H Joko Widodo. Jokowi sendiri sebelumnya dicatat telah melaporkan dugaan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Jokowi melapor terkait Pasal 310 dan 311 KUHP dan Pasal 27A, 32, serta 35 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kasus Bambang Tri Kembali Terulang, Roy Suryo Menjadi Tersangka

7 November 2025 | 15:12
Praktik Amalan Saat Menjalankan Puasa Ramadan

Praktik Amalan Saat Menjalankan Puasa Ramadan

17 Maret 2024 | 19:08
edaran ramadhan

Surat Edaran Pembelajaran Ramadhan 2025 Terbit, Ini Isinya

21 Januari 2025 | 19:40
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved