Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

OJK Sebut Tata Kelola Investasi Taspen dan Asabri Buruk

by Redaksi
23 September 2025 | 16:17
in Keuangan
OJK Sebut Tata Kelola Investasi Taspen dan Asabri Buruk

Foto: istimewa/bisnis.com

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti buruknya tata kelola investasi di PT Taspen (Persero) dan PT Asabri (Persero). Kondisi ini dinilai rentan disalahgunakan dan membuat hasil investasi kurang optimal.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menyampaikan hal itu dalam rapat Panja Komisi XI DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK), Selasa (23/9/2025).

“Terkait dengan Taspen dan Asabri, pertama memang tata kelola investasi. Kita mencermati kasus-kasus yang terjadi di Taspen dan Asabri adalah karena tata kelola investasinya sangat buruk sehingga disalahgunakan oleh pihak tertentu dan return investasinya kurang maksimal,” ungkap Ogi.

Selain itu, menurut Ogi, fokus kedua BUMN tersebut cenderung bergeser dari misi layanan publik asuransi sosial ke tujuan korporasi. “Potensi untuk optimalisasi produk asuransi JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta. Kemudian fokus bisnis, sebagai BUMN terdapat potensi pergeseran fokus antara misi layanan publik asuransi sosial dan tujuan korporasi,” jelasnya.

Untuk itu, Ogi memberikan sejumlah rekomendasi dalam revisi UU P2SK. Pertama, memberikan kewenangan penuh kepada OJK untuk mengawasi Taspen dan Asabri. “Melakukan pengawasan menyeluruh atas penyelenggaraan asuransi sosial, termasuk memberikan kewenangan kepada OJK untuk pengawasan terhadap PT Taspen yang selama ini secara hukum belum diberikan,” beber Ogi.

Kedua, mewajibkan penerapan standar tata kelola perusahaan (GCG) dan manajemen risiko setara industri jasa keuangan lain. Ketiga, mendorong aturan tegas mengenai pemisahan aset (ring-fencing) antara aset program asuransi sosial dengan aset badan usaha untuk kegiatan komersial.

“Apakah itu menyangkut perubahan dari badan penyelenggaraannya, kelembagaannya. Sekarang itu Taspen dan Asabri berbentuk PT, apakah disamakan dengan BPJS Ketenagakerjaan atau Kesehatan dalam bentuk badan pengelola? Kalau badan pengelola itu bisa dipisahkan, antara aset program dengan aset badan itu terpisah,” kata Ogi.

READ  OJK Minta 8 Perusahaan Asuransi Bermasalah Segera Diperbaiki
Tags: investasi taspenOJKtata kelola investasi taspen dan asbri
Previous Post

Kementerian Haji Pastikan Biaya Haji 2026 Turun Tanpa Kurangi Kualitas Pelayanan

Next Post

Juda Agung Resmi Jadi Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio Bank Indonesia

Next Post
Juda ditetapkan menjadi Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-officio Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72/P Tahun 2025 tentang Penggantian Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Ex-officio dari Bank Indonesia. Pelantikan Juda melengkapi jajaran Anggota Dewan Komisioner OJK menjadi 11 orang yang terdiri dari sembilan ADK hasil Panitia Seleksi dan dua ADK Ex-officio Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.

Juda Agung Resmi Jadi Anggota Dewan Komisioner OJK Ex-Officio Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Menurut Dede, AMKI Lahat diharapkan dapat tumbuh sebagai organisasi yang solid, profesional dan independen, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan pers dan pembangunan Kabupaten Lahat.

Dikukuhkan di Lahat, AMKI Tegaskan Peran Strategis Media dalam Pembangunan

30 Agustus 2026 | 20:36
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
Menurut Achmad, selain menjadi ajang kompetisi, turnamen diarahkan sebagai ruang membangun kebersamaan di kalangan media. Pertandingan juga tidak sekadar mengejar kemenangan karena konsep pertandingan ganda membuat peserta dapat membangun kerja sama langsung dengan rekan dari berbagai latar belakang media. Selain itu, olahraga menjadi sarana mempertemukan pekerja media dari berbagai perusahaan dalam suasana yang lebih santai dan sehat

Ini Para Pemenang Turnamen Tenis Meja Antar Media Piala Kemerdekaan RI 2026

30 Agustus 2026 | 21:11
Menurut Berton, jumlah hotspot di Kalimantan Tengah juga mengalami penambahan menjadi 5.391 titik. Namun, titik api di wilayah itu berkurang menjadi 65 titik. Sedangkan di Kalimantan Selatan, jumlah hotspot turun 279 titik menjadi 1.077 titik. Jumlah titik api juga turun menjadi hanya tinggal 52 titik

Jumlah Hotspot Kebakaran di 6 Propinsi Bertambah

30 Agustus 2026 | 21:28
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved