Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Korea Selatan Siapkan Dana dan Riset untuk Jadi Industri Pertahanan ke-4 Dunia pada 2030

by Irawan Djoko Nugroho
21 Oktober 2025 | 11:37
in Internasional
Menurut Lee, menjadi salah satu dari empat kekuatan utama dalam industri pertahanan bukanlah mimpi yang mustahil. “Kami akan membangun kedaulatan teknologi dengan fokus pada pengembangan teknologi, komponen, dan material penting yang harus dikuasai secara mandiri, seperti semikonduktor khusus untuk sektor pertahanan,” katanya.

Ilustrasi: Korea Selatan. Foto dari media sosial

Bagikan sekarang:

Seoul, CoreNews.id — Korea Selatan (Korsel) berniat menjadi kekuatan industri pertahanan terbesar keempat di dunia pada 2030. Guna mewujudkannya, pemerintah Korsel berkomitmen menggelontorkan anggaran pertahanan dan riset kedirgantaraan yang “lebih besar dari perkiraan.”

Hal ini disampaikan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung dalam pembukaan Seoul International Aerospace & Defense Exhibition (ADEX) 2025, pameran persenjataan terbesar yang pernah digelar Korea Selatan. Menurut Lee, menjadi salah satu dari empat kekuatan utama dalam industri pertahanan bukanlah mimpi yang mustahil. “Kami akan membangun kedaulatan teknologi dengan fokus pada pengembangan teknologi, komponen, dan material penting yang harus dikuasai secara mandiri, seperti semikonduktor khusus untuk sektor pertahanan,” katanya.

Berdasar data Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI), Korea Selatan dicatat berada di peringkat ke-10 dunia dalam penjualan senjata pada 2023.*

READ  Arab Saudi Kecam Serangan Iran ke Kuwait, Sebut Langgar Hukum Internasional
Tags: Korea SelatanLee Jae Myung
Previous Post

Iran Resmi Batalkan Perjanjian Nuklir

Next Post

Impor Benang Kapas Dikenakan BMTP Rp 7.500 per Kg

Next Post
Dalam beleid itu, pemerintah menetapkan tarif BMTP berlaku selama tiga tahun dengan nilai yang menurun secara bertahap, yaitu: Tahun pertama: Rp 7.500 per kilogram. Tahun kedua: Rp 7.388 per kilogram. Tahun ketiga: Rp 7.277 per kilogram.

Impor Benang Kapas Dikenakan BMTP Rp 7.500 per Kg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

“Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?

17 Mei 2024 | 21:11
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Dengan kehadiran The Royal Alana Yogyakarta yang memiliki 219 kamar, SWID optimistis dapat menangkap kebutuhan akomodasi dari kegiatan MICE secara lebih optimal. Hal ini karena kehadiran The Royal Alana memungkinkan perusahaan mengoptimalkan sinergi antara bisnis MICE dan akomodasi, yang selama ini sebagian kebutuhan kamarnya masih diserap oleh hotel di sekitar.

The Royal Alana Yogyakarta Hotel Bintang Lima SWID, Dibuka

26 Agustus 2026 | 11:34
BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

BGN Tunda Aktivasi SPPG Baru, Fokus Benahi 27.000 Dapur MBG

27 Agustus 2026 | 10:36
Polda Metro Jaya Siagakan 4.274 Personel di Kawasan DPR/MPR

Polda Metro Jaya Siagakan 4.274 Personel di Kawasan DPR/MPR

27 Agustus 2026 | 10:49
Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

Ombudsman Minta SPPG Penyebab Keracunan MBG Ditutup Permanen

26 Agustus 2026 | 12:56
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved