Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

PGE Perketat Pengawasan Proyek Panas Bumi Lahendong, Dorong Keandalan Energi Bersih Nasional

by Teguh Imam Suyudi
11 Januari 2026 | 21:00
in Bisnis
pge-perketat-pengawasan-panas-bumi-lahendong

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lahendong melaksanakan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR) PT Pertamina (Persero) pada Kamis (8/1/2026). (Foto: Dok. PGE Lahendong)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Lahendong memperketat pengawasan terhadap operasional proyek panas bumi sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan energi bersih nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Management Walkthrough (MWT) bersama Dewan Komisaris, Komite Audit, serta Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR) PT Pertamina (Persero), Kamis (8/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh proses produksi panas bumi berjalan sesuai standar keselamatan, keberlanjutan, serta tata kelola perusahaan yang baik. Panas bumi dinilai memiliki peran strategis dalam bauran energi nasional karena bersifat andal, berkelanjutan, dan rendah emisi.

Dalam MWT tersebut, jajaran manajemen dan pengawas meninjau langsung sejumlah aspek kunci, mulai dari keandalan pembangkit, pengelolaan reservoir, aktivitas pengeboran, hingga penerapan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Integritas aset serta kesinambungan operasi juga menjadi fokus utama.

Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Ahmad Yani mengatakan, pengawasan langsung di lapangan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga performa pembangkit sekaligus meminimalkan risiko operasional.

“Kami ingin memastikan seluruh aktivitas operasional dijalankan secara andal, aman, dan berkelanjutan. Pengelolaan risiko dan penerapan HSSE menjadi prioritas utama untuk menjaga keandalan pembangkit serta keselamatan seluruh insan kerja,” ujar Ahmad Yani.

Ia menambahkan, penguatan tata kelola ini tidak hanya penting bagi kelangsungan bisnis perusahaan, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap peran panas bumi sebagai tulang punggung energi terbarukan nasional.

Selain fokus pada produksi listrik, PGE Area Lahendong juga mengembangkan pemanfaatan panas bumi beyond electricity. Sejumlah inisiatif telah dijalankan, seperti pemanfaatan panas bumi untuk produksi gula aren, pengembangan pupuk berbasis silika, serta pembangunan kawasan edukasi panas bumi yang terintegrasi dengan sektor pertanian dan pelestarian lingkungan.

READ  Emil Salim Institute Luncurkan Buku “Transisi Energi, Energi Baru dan Terbarukan”

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya PGE untuk memperluas nilai tambah panas bumi, tidak hanya sebagai sumber listrik, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal.

MWT ini sekaligus menegaskan peran PGE sebagai Geothermal Centre of Excellence. Perusahaan menekankan pentingnya operation excellence, optimalisasi pembangkit eksisting, serta pengembangan inovasi pemanfaatan langsung panas bumi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Dewan Komisaris dan Komite turut meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong Unit 5 dan 6. Kunjungan ini bertujuan memastikan penerapan standar keselamatan kerja, keandalan sistem, serta prinsip keberlanjutan telah berjalan optimal.

Ke depan, PGE menargetkan sinergi yang lebih kuat antarunit untuk mendukung ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi bersih, serta berkontribusi pada pencapaian target Net Zero Emission 2060.

Tags: Energi TerbarukanPanas BumiTransisi Energi
Previous Post

Janji Tinggal Janji? Laporan 2025 Bongkar Merek Dunia Masih Terlibat Deforestasi dan Pelanggaran HAM

Next Post

HP Unjuk Gigi di CES 2026, Hadirkan AI PC Terkecil hingga Laptop Gaming Terkuat

Next Post
hp-ces-2026-ai-pc-terkecil-laptop-gaming-terkuat

HP Unjuk Gigi di CES 2026, Hadirkan AI PC Terkecil hingga Laptop Gaming Terkuat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

tugu-insurance-pertahankan-kinerja-solid

Digdaya 10 Tahun! Tugu Insurance Kunci Rating A- Global, Sinyal Kekuatan Finansial Tak Tergoyahkan

9 Februari 2026 | 22:00
bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

Diklat Dakwah Albaqo-IKAMAH 2026 Resmi Digelar, Libatkan 150 Peserta

26 Februari 2026 | 13:25
Kisah Singkat Nabi Nuh AS

Kisah Singkat Nabi Nuh AS

31 Juli 2024 | 16:00
daur-ulang-plastik-sosoft

Buang Kemasan Deterjen Bisa Dapat Poin! Gerakan #AlamiSoSoftUntukBumi Ajak Warga Daur Ulang Plastik

24 Februari 2026 | 18:00
Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
restrukturisasi-keuangan-kimia-farma-apotek

Kimia Farma Apotek Merestrukturisasi Keuangan untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

18 Desember 2025 | 18:00
Menurut Perry kembali, DIGDAYA x Hackathon 2026 diikuti oleh 1.300 peserta yang berasal dari mahasiswa dari berbagai universitas, pesantren, komunitas digital dan inovasi, dan pelaku usaha jasa keuangan.

OJK dan BI Buka Registrasi Kompetisi Hackathon 2026 Bagi Professional dan Mahasiswa, Batas Akhir 27 Maret 2026

24 Februari 2026 | 11:20
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved