Teheran, CoreNews.id — Iran minta ganti rugi kerusakan yang terjadi akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel sebesar 270 miliar dolar AS atau sekitar Rp 4.600 triliun. Angka ini masih merupakan hasil kalkulasi awal dan menjadi salah satu isu yang terus dikejar oleh tim perunding dan dalam dialog di Islamabad.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani, di Teheran (14/4/2026). Menurut Mohajerani sebagaimana dikutip dari Anadolu, angka Rp 4.600 triliun tersebut masih belum final. Hal ini karena nilai kerugian bisa semakin besar jika penghitungan dilakukan lebih detail.
Sebagai informasi, delegasi Iran dan AS telah mengakhiri negosiasi selama 21 jam di Islamabad, Pakistan, (12/4/2026). Sayangnya dalam negoisasi tersebut gagal mencapai kesepakatan apa pun.*













