Jakarta, CoreNews.id – Data terbaru dari SiteMinder, platform pemesanan hotel global, mengungkapkan kebangkitan signifikan wisatawan lokal sebagai penggerak utama industri perhotelan Indonesia di 2025.
Fakta Kunci:
- Pangsa tamu domestik naik 5,6% menjadi 48%, tertinggi kedua di dunia.
- Pembatalan terendah global, hanya 11,38%.
- Waktu pemesanan lebih spontan, rata-rata 19 hari sebelum check-in.
- Tarif kamar rata-rata turun 9,38% menjadi Rp1,8 juta.
Perubahan pola ini menunjukkan semangat jalan-jalan masyarakat Indonesia yang tinggi. Wisatawan domestik kini lebih spontan, dengan 80% pemesanan untuk menginap satu malam.
Menurut Fifin Prapmasari, Country Manager SiteMinder Indonesia, tren ini membuka peluang baru bagi hotel untuk berkreasi dengan penawaran dan paket khusus yang disukai pasar lokal.
Musim Ramai Lebih Merata
Meski Juli-Agustus tetap puncak, distribusi pemesanan di pertengahan tahun 2025 lebih seimbang. Januari mencatat lonjakan tertinggi (naik 15%), didorong libur panjang.
Sumber Pemesanan Teratas:
Booking.com dan Expedia Group masih memimpin. Kehadiran Traveloka dan Tiket.com dalam 10 besar memperkuat dominasi wisatawan lokal. Agoda di posisi ketiga mencerminkan ketertarikan kuat pasar Asia.
Tren ini menandai pergeseran sehat menuju keseimbangan antara permintaan domestik dan internasional, fondasi kuat untuk pemulihan pariwisata Indonesia yang lebih berkelanjutan.













