Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Korban Longsor Sampah Bantargebang Ditemukan

by Teguh Imam Suyudi
10 Maret 2026 | 19:00
in News
Sampah Bantargebang

Ilustrasi TPA dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Seluruh korban yang tertimbun longsoran gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, akhirnya ditemukan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DKI Jakarta menyatakan operasi pencarian resmi ditutup setelah korban terakhir berhasil dievakuasi.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan tim SAR gabungan menemukan korban terakhir pada Selasa malam. “Pukul 23.30 WIB, Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban yang teridentifikasi bernama Riki Supriadi (40) dalam kondisi meninggal dunia dan dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati,” kata Desiana dalam keterangannya di Jakarta, 10/3/2026.

Setelah tengah malam, Basarnas memastikan tidak ada lagi laporan korban hilang. Dengan demikian, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.

Data terakhir menunjukkan total korban longsor sampah di TPST Bantargebang mencapai 13 orang. Sebanyak enam orang selamat, yakni Budiman, Johan, Safifudin, Slamet, Ato, dan Dofir. Sementara tujuh korban meninggal dunia adalah Enda Widayanti, Sumine, Dedi Sutrisno, Irwan Supriatin, Jussova Situmorang, Hardianto, dan Riki Supriadi.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut peristiwa longsor sampah Bantargebang sebagai peringatan keras bagi pemerintah daerah. Menurut dia, metode pengelolaan sampah open dumping harus segera dihentikan karena berisiko bagi keselamatan warga.

Hanif menilai tragedi tersebut mencerminkan kegagalan sistem pengelolaan sampah di Jakarta. Saat ini TPST Bantargebang menampung sekitar 80 juta ton sampah selama 37 tahun, sehingga dinilai telah mencapai beban kritis.

Kementerian Lingkungan Hidup kini melakukan penyidikan menyeluruh untuk memastikan tragedi serupa tidak terulang.

READ  Cara Daftar dan Syarat Program Mudik Gratis BUMN 2025
Tags: BantargebangBasarnasLongsor SampahPengelolaan Sampah
Previous Post

Investor Saham RI Naik 32,6 Persen

Next Post

GAC Apps Temani Mudik Lebaran

Next Post
gac-apps-mudik-lebaran

GAC Apps Temani Mudik Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

21 November 2024 | 16:13
Di tempat yang sama, Agustianto Mingka menyatakan bahwa hutan wakaf saat ini masih sangat sedikit. Karena itu, ia perlu mendapat dukungan pemerintah untuk dikampanyekan kepada semua elemen masyarakat seperti pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pengusaha tambang. Semua itu bertujuan agar hutan wakaf, bisa berkembang dan kesadaran untuk berwakaf terus tumbuh supaya sebagian tanahnya dapat dijadikan hutan wakaf demi menjaga lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

Hutan Wakaf Jadi Solusi Utama Penerapan Ekonomi Hijau

11 Maret 2026 | 12:32
Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

18 Juli 2023 | 13:51
Logo X

Twitter Berubah Jadi X di App Store

2 Agustus 2023 | 08:00
Menurut Kinanti, selama lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia, Royco senantiasa berupaya memberikan kebaikan melalui berbagai inovasi dan program yang bermuara pada komitmen untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Terlebih Royco percaya bahwa hidangan yang lezat, gurih dan mantap selalu dapat diandalkan untuk menjadi perekat kebersamaan.

Royco Berkolaborasi dengan Masjid Istiqlal, Masak Akbar 250 kg Opor Ayam untuk 2.000 Mustahik dan Jamaah di Bulan Ramadan

11 Maret 2026 | 15:41
DBS Foundation Salurkan Hibah

DBS Foundation Salurkan Hibah Rp11,2 Miliar

11 Maret 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved