Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Panduan Memilih Lakban yang Tepat

by Teguh Imam Suyudi
9 Maret 2026 | 20:00
in Gaya Hidup
panduan-memilih-lakban

Ilustrasi Karyawan Toko dibuat oleh ChatGPT

Bagikan sekarang:

Lakban kerap dianggap sebagai perlengkapan sederhana dalam proses pengemasan. Namun, dalam operasional industri modern, lakban industri memegang peran penting dalam menjaga keamanan produk selama proses distribusi.

Mengutip sejumlah sumber, pemilihan lakban yang tidak tepat dapat menimbulkan berbagai masalah. Karton bisa terbuka saat pengiriman, produk rusak, hingga meningkatnya biaya perbaikan ulang di gudang. Karena itu, pelaku usaha di sektor manufaktur, logistik, maupun e-commerce perlu memahami jenis lakban industri sesuai kebutuhan.

Jenis lakban yang paling umum digunakan adalah lakban OPP (Oriented Polypropylene). Lakban ini banyak dipakai untuk menutup karton di gudang atau pusat distribusi karena mudah diaplikasikan dan cocok untuk paket ringan hingga menengah.

Untuk kebutuhan produksi seperti pengecatan, masking tape menjadi pilihan karena dapat dilepas tanpa meninggalkan residu. Adapun untuk kemasan berat, filament tape yang diperkuat serat fiberglass memiliki daya tarik tinggi sehingga lebih kuat menahan beban.

Kondisi lingkungan juga memengaruhi daya rekat lakban. Gudang dengan suhu ekstrem atau kelembapan tinggi membutuhkan perekat yang stabil agar tidak mudah terlepas.

Banyak perusahaan masih menganggap semua lakban memiliki fungsi yang sama. Padahal, evaluasi rutin terhadap sistem pengemasan, termasuk jenis lakban, dapat membantu menekan biaya dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Sebelum membeli dalam jumlah besar, perusahaan disarankan melakukan uji coba pada karton dan kondisi penyimpanan yang sebenarnya. Langkah ini dapat mencegah kegagalan sealing yang berpotensi merugikan rantai distribusi.

READ  INSTO Luncurkan Kampanye “Bebas Mata SePeLe”: Kenali Gejala Mata Kering yang Sering Dianggap Remeh
Tags: IndustriLogistikPackagingSupply Chain
Previous Post

Kinerja PGE 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Next Post

Fazza Luncurkan Layanan Pinjaman Digital

Next Post
billfazz-kinerja-2025

Fazza Luncurkan Layanan Pinjaman Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

21 November 2024 | 16:13
Di tempat yang sama, Agustianto Mingka menyatakan bahwa hutan wakaf saat ini masih sangat sedikit. Karena itu, ia perlu mendapat dukungan pemerintah untuk dikampanyekan kepada semua elemen masyarakat seperti pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pengusaha tambang. Semua itu bertujuan agar hutan wakaf, bisa berkembang dan kesadaran untuk berwakaf terus tumbuh supaya sebagian tanahnya dapat dijadikan hutan wakaf demi menjaga lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

Hutan Wakaf Jadi Solusi Utama Penerapan Ekonomi Hijau

11 Maret 2026 | 12:32
Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

18 Juli 2023 | 13:51
Menurut Nasaruddin kembali, pengurus Baznas juga diharapkan tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi turut mengembangkan berbagai potensi filantropi umat lainnya. Hal ini karena zakat, telah memiliki aturan jelas mengenai penerimanya, yakni delapan golongan atau asnaf.

Anggota Baznas Baru Periode 2026-2031 Resmi Ditetapkan

10 Maret 2026 | 14:57
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
DBS Foundation Salurkan Hibah

DBS Foundation Salurkan Hibah Rp11,2 Miliar

11 Maret 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved