Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kinerja PGE 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

by Teguh Imam Suyudi
9 Maret 2026 | 19:00
in Bisnis
PLTP Lumut Balai Unit 2

PLTP Lumut Balai Unit 2 (Foto: Dok. PGE)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mencatat kinerja keuangan positif sepanjang 2025. Perusahaan energi panas bumi ini membukukan pendapatan US$432,73 juta hingga akhir tahun, naik 6,29 persen dibandingkan 2024 yang sebesar US$407,12 juta.

Direktur Keuangan PGE Yurizki Rio mengatakan capaian tersebut mencerminkan fundamental keuangan perusahaan yang tetap kuat di tengah dinamika industri energi global. “Kinerja ini juga ditopang oleh produksi yang mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah atau all-time high,” kata Yurizki dalam keterangan tertulis, Ahad, 8 Maret 2026.

Produksi panas bumi PGE meningkat 5,6 persen sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi per 31 Desember 2025, perusahaan juga mencatat laba bersih US$137,67 juta. Total aset PGE mencapai US$3,03 miliar dengan kas dan setara kas sebesar US$718,50 juta.

Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan memaksimalkan potensi energi panas bumi nasional. PGE, kata dia, ingin menjadi produsen panas bumi kelas dunia sekaligus pusat keunggulan geothermal global.

Saat ini PGE mengelola pembangkit listrik tenaga panas bumi dengan kapasitas terpasang 727 megawatt. Perusahaan juga menyiapkan sejumlah proyek pengembangan untuk meningkatkan kapasitas dan produksi.

Beberapa proyek yang tengah dikembangkan antara lain Lumut Balai Unit 3 dan 4 (2×55 MW), Hululais Unit 1 dan 2 (110 MW), serta Lahendong Unit 7 dan 8 (2×20 MW) dan Binary Unit (10 MW). Selain itu, PGE mengembangkan proyek co-generation dengan total kapasitas 230 MW.

Dalam jangka panjang, PGE menargetkan kapasitas terpasang hingga 3 gigawatt dari 15 wilayah kerja panas bumi yang dikelola. Perusahaan juga memperkuat kolaborasi dengan PLN Indonesia Power untuk mengembangkan 19 proyek panas bumi dengan kapasitas 530 MW, yang berpotensi meningkat hingga 1.130 MW.

READ  Prabowo Terima Dubes UEA, Bahas Kerja Sama Energi dan Teknologi

Langkah ini diharapkan mempercepat pemanfaatan energi panas bumi dan mendukung target transisi energi nasional.

Tags: Energi TerbarukanPanas BumiTransisi Energi
Previous Post

Agung Podomoro Santuni 1.300 Anak Yatim

Next Post

Panduan Memilih Lakban yang Tepat

Next Post
panduan-memilih-lakban

Panduan Memilih Lakban yang Tepat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

BGN Temukan Anomali 414 SPPG, Dana Rp311,2 Miliar Dikembalikan ke Kas Negara

31 Juli 2026 | 16:14
Pendapat Esther tersebut menanggapi persetujuan Komite Tapera terkait kebijakan mempertahankan suku bunga Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 5 persen untuk rumah tapak dan 6 persen untuk rumah susun subsidi. Selain itu juga menanggapi dibukanya opsi tenor pembiayaan hingga 40 tahun untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat oleh Komite.

Tenor KPR Subsidi 40 Tahun Perlu Seleksi Ketat Debitur

31 Juli 2026 | 14:27
Ilustrasi Musim Kemarau Dibuat Kecerdasan Buatan

MKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga Awal 2027

31 Juli 2026 | 09:00
Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Program Makan Bergizi Gratis Resmi Mulai Hari Ini

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Mulai Hari Ini

6 Januari 2025 | 10:31
rupiah-tembus-rp-16877-bi-buka-suara

Fenomena Masyarakat Kecil Makan Tabungan Kian Menguat

31 Juli 2026 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved