Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Meutya Hafid Tegaskan Pentingnya Batas Usia Anak Akses Media Sosial

by Miroji
11 Maret 2026 | 14:22
in Nasional
Satelit Nusantara Lima Diluncurkan, Pemerintah Tegaskan Kedaulatan Digital Nasional

sumber foto: humas kemenkomdigi

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pentingnya pembatasan usia anak dalam mengakses media sosial guna melindungi mereka dari berbagai risiko di ruang digital. Hal itu disampaikan dalam kegiatan Kelas Digital Sahabat Tunas: Tunggu Anak Siap di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Menurut Meutya, pembatasan usia tersebut telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Aturan ini bertujuan melindungi anak di bawah 16 tahun dari risiko kecanduan gim online, paparan konten berbahaya, hingga perundungan siber.

“Usia yang dinilai paling tepat untuk mulai mengakses media sosial adalah sekitar 16 tahun. Ini bukan keputusan sepihak pemerintah, tetapi hasil diskusi panjang dengan para psikolog dan pemerhati tumbuh kembang anak,” ujar Meutya dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).

Ia menyebut pemerintah menerima banyak masukan terkait meningkatnya risiko penggunaan media sosial oleh anak, termasuk penipuan daring yang sering menyasar pengguna usia muda.

Meutya juga menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang membuat konten digital semakin sulit dibedakan antara yang asli dan yang dimanipulasi.

READ  Menkomdigi Meutya Hafid: Pemerintah Terbuka Terhadap Aspirasi Masyarakat
Tags: batas usia media sosialkeamanan digital anak.kecanduan gim onlineMeutya HafidPerlindungan Anak DigitalPP Tunas
Previous Post

Pemerintah Siapkan Empat Skenario Keberangkatan Haji 2026

Next Post

Royco Berkolaborasi dengan Masjid Istiqlal, Masak Akbar 250 kg Opor Ayam untuk 2.000 Mustahik dan Jamaah di Bulan Ramadan

Next Post
Menurut Kinanti, selama lebih dari 50 tahun hadir di Indonesia, Royco senantiasa berupaya memberikan kebaikan melalui berbagai inovasi dan program yang bermuara pada komitmen untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Terlebih Royco percaya bahwa hidangan yang lezat, gurih dan mantap selalu dapat diandalkan untuk menjadi perekat kebersamaan.

Royco Berkolaborasi dengan Masjid Istiqlal, Masak Akbar 250 kg Opor Ayam untuk 2.000 Mustahik dan Jamaah di Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

Sejarah Asah Usul Nama Kawasan Cipete Jaksel

21 November 2024 | 16:13
Di tempat yang sama, Agustianto Mingka menyatakan bahwa hutan wakaf saat ini masih sangat sedikit. Karena itu, ia perlu mendapat dukungan pemerintah untuk dikampanyekan kepada semua elemen masyarakat seperti pengusaha, perbankan, khususnya pengusaha perkebunan sawit dan pengusaha tambang. Semua itu bertujuan agar hutan wakaf, bisa berkembang dan kesadaran untuk berwakaf terus tumbuh supaya sebagian tanahnya dapat dijadikan hutan wakaf demi menjaga lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf.

Hutan Wakaf Jadi Solusi Utama Penerapan Ekonomi Hijau

11 Maret 2026 | 12:32
Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

Ini Kriteria Moge Di Berbagai Negara

18 Juli 2023 | 13:51
Menurut Nasaruddin kembali, pengurus Baznas juga diharapkan tidak hanya fokus pada pengelolaan zakat, tetapi turut mengembangkan berbagai potensi filantropi umat lainnya. Hal ini karena zakat, telah memiliki aturan jelas mengenai penerimanya, yakni delapan golongan atau asnaf.

Anggota Baznas Baru Periode 2026-2031 Resmi Ditetapkan

10 Maret 2026 | 14:57
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
DBS Foundation Salurkan Hibah

DBS Foundation Salurkan Hibah Rp11,2 Miliar

11 Maret 2026 | 08:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved