Jakarta, CoreNews.id — Uang tunai sebesar Rp 23,18 triliun telah disiapkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama periode 13–25 Maret 2026 atau Ramadan hingga Idul Fitri 2026. Sebanyak Rp 14,55 triliun atau 63% dialokasikan untuk kebutuhan kas di seluruh outlet BTN yang tersebar di berbagai daerah. Dan sekitar Rp 8,63 triliun atau 37% akan digunakan untuk pengisian mesin ATM dan cash recycling machine (CRM) BTN di berbagai wilayah.
Hal tersebut disampaikan Corporate Secretary BTN Ramon Armando di Jakarta, (13/3/2026). Menurut Ramon, BTN berupaya memastikan ketersediaan uang tunai bagi nasabah selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Selain menyiapkan dana tunai, BTN juga mendorong nasabah memanfaatkan layanan transaksi digital melalui super app bale by BTN agar transaksi keuangan dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan aman.
Sebagai informasi, jumlah uang tunai Lebaran yang dialokasikan BTN tahun ini turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 30 triliun. Penurunan alokasi uang tunai seiring dengan tren transaksi non tunai dan digital yang belakangan lebih tinggi, serta menjadi fokus bank.*













