Jakarta, CoreNews.id — Kinerja Transjakarta berhasil memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Kota Jakarta, dengan nominal mencapai Rp73,8 triliun. Transjakarta dicatat telah melayani sekitar 1,4 juta penumpang setiap hari. Dengan capaian tersebut, Transjakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi sistem transportasi di Jakarta. Berdasarkan data Time Out 2025, Jakarta bahkan menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur terbaik, dan di Asia berada di posisi kedua setelah Singapura.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-12 PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di Halte Transjakarta Tosari, Menteng, Jakarta Pusat, (27/3/2026). Menurut Pramono, investasi pada sektor transportasi melalui Transjakarta juga telah membawa dampak ekonomi yang signifikan. Setiap Rp1 triliun investasi mampu menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun. Karena itu menurut Pramono kembali, momentum tersebut harus dijaga, hal ini karena semakin besar TransJakarta, harapan publik pun semakin tinggi.
Sebagai informasi, Data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah penumpang Transjakarta pada Desember 2025 mencapai 37,46 juta orang. Sepanjang 2025, total pengguna mencapai sekitar 413 juta penumpang, tumbuh 11 persen secara tahunan dibandingkan tahun 2024, yang tercatat 372 juta penumpang. Pengguna harian rata-rata menembus lebih dari satu juta orang lebih. Tren peningkatan berlanjut pada awal 2026, dengan jumlah pelanggan pada Januari sebesar 35,36 juta orang. Jumlah ini, naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 32,1 juta penumpang.*













