Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Indonesia–Inggris Percepat Pembangunan Rendah Karbon Lewat Pendanaan Inovasi LCDI-ITF

by Teguh Imam Suyudi
15 April 2026 | 21:00
in News
indonesia-inggris-lcdi-itf-pendanaan-rendah-karbon

Program Low Carbon Development Initiative–Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF)

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Inggris memperkuat kolaborasi pembangunan rendah karbon melalui pendanaan inovasi dalam program Low Carbon Development Initiative–Innovation and Technology Fund (LCDI-ITF). Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (14/4/2026), sebagai langkah awal implementasi empat proyek terpilih.

Kerja sama ini melibatkan Kementerian PPN/Bappenas, Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH), serta Foreign, Commonwealth and Development Office (FCDO) Inggris. Program LCDI-ITF menjadi instrumen strategis dalam mendorong solusi teknologi rendah karbon yang aplikatif dan berdampak nyata di berbagai daerah.

Deputi Bidang Pangan, SDA, dan Lingkungan Hidup Bappenas Leonardo A.A. Teguh Sambodo menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar seremoni, melainkan implementasi nyata kebijakan pembangunan berkelanjutan. “Innovation and Technology Fund menjadi bentuk konkret bagaimana perencanaan dapat menghasilkan dampak langsung bagi pembangunan rendah karbon di Indonesia,” ujarnya.

Dari total 283 proposal dengan nilai Rp1,59 triliun, terpilih empat proyek tahap awal dengan pendanaan Rp20,33 miliar. Proyek tersebut mencakup pengelolaan sampah berkelanjutan, budidaya udang berbasis energi surya, pengolahan rempah ramah lingkungan, serta dekarbonisasi pertanian padi.

Direktur Utama BPDLH Joko Tri Haryanto menekankan pentingnya implementasi inovasi. Ia menyebut skema pendanaan ini dirancang untuk membantu inovasi melewati fase kritis atau valley of death agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Sementara itu, Minister Counsellor Kedutaan Besar Inggris Peter Rajadiston menyoroti pentingnya dampak sosial dalam solusi iklim. Menurutnya, pendekatan LCDI-ITF tidak hanya fokus pada penurunan emisi, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja hijau.

Hingga 2024, Indonesia mencatat potensi penurunan emisi sebesar 30,36 persen melalui lebih dari 29.000 aksi lintas sektor. Program ini diharapkan menjadi model replikasi nasional dalam memperkuat kontribusi Indonesia terhadap penanganan perubahan iklim global.

READ  Trump Usulkan Gaza Jadi "Zona Kebebasan" di Bawah Kendali AS
Tags: Ekonomi HijauLCDIITFPembangunan Rendah KarbonPerubahan Iklim
Previous Post

Flip Gandeng Billfazz untuk Optimalkan Margin Produk Digital dan Efisiensi Biaya

Next Post

BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Andalan, Perkuat Layanan JKN dan Respons Peserta

Next Post
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Andalan, Perkuat Layanan JKN dan Respons Peserta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

Silsilah Nabi Ibrahim AS

Silsilah Nabi Ibrahim AS

10 Februari 2025 | 12:48
Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

Hadits Rasullulah tentang 7 Lapis Bumi Terbukti Oleh Sains

31 Agustus 2023 | 13:13
waspadai-akhir-zaman-4-pesan-rasulullah-saw

Waspadai Akhir Zaman, Ingat 4 Pesan Rasulullah SAW

25 Juli 2025 | 09:00
Pilih Pramono atau RK? Sutiyoso: Nggak Ada yang Saya Pilih

Pilih Pramono atau RK? Sutiyoso: Nggak Ada yang Saya Pilih

12 September 2024 | 15:01
Pawlo Masuk Pasar Pet Healthcare Indonesia, Dorong Perawatan Anabul Berbasis Sains

Pawlo Masuk Pasar Pet Healthcare Indonesia, Dorong Perawatan Anabul Berbasis Sains

5 September 2026 | 16:03
Ilustrasi Bandara dibuat ChatGPT

Empat Bandara Ditutup Akibat Abu Anak Krakatau

6 September 2026 | 13:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved