Jakarta, CoreNews.id – Federasi Sepak Bola Iran memastikan tim nasionalnya tetap akan tampil di Piala Dunia FIFA 2026. Namun, Iran meminta jaminan dari FIFA terkait perlakuan terhadap delegasi mereka saat berada di Amerika Serikat.
“Kami membutuhkan jaminan bahwa tidak ada pihak yang berhak menghina simbol sistem kami, terutama IRGC,” ujar Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, seperti dikutip Reuters, Rabu (6/5/2026).
Permintaan itu muncul setelah delegasi Iran mengalami masalah saat menghadiri Kongres FIFA di Vancouver, Kanada. Visa Mehdi Taj dilaporkan dibatalkan karena dikaitkan dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang telah ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Kanada dan Amerika Serikat.
Iran khawatir insiden serupa terulang saat Piala Dunia 2026 digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dalam turnamen tersebut, Iran dijadwalkan memainkan dua laga grup di Los Angeles dan satu pertandingan di Seattle.
Meski situasi geopolitik memanas, Iran tetap mempersiapkan diri menghadapi turnamen dengan menggelar pemusatan latihan dan laga uji coba internasional.













