Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Kinerja Emiten Batubara Kuartal I-2026 Beragam, ADRO dan ADMR Masih Prospektif

Kenaikan harga batubara global belum berdampak merata terhadap emiten sektor tambang. Sejumlah perusahaan mencetak lonjakan laba, sementara lainnya menghadapi tekanan penjualan dan harga jual rata-rata.

by Teguh Imam Suyudi
4 Mei 2026 | 20:00
in Bisnis
kinerja-emiten-batubara-kuartal1-2026

Batubara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Kinerja emiten batubara pada kuartal I-2026 menunjukkan hasil yang bervariasi di tengah tren kenaikan harga komoditas global. Sejumlah perusahaan tambang berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, namun sebagian lainnya justru mengalami tekanan akibat penurunan volume produksi dan harga jual rata-rata.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) misalnya, membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$ 1,21 miliar atau naik 3,4 persen secara tahunan (year on year/yoy). Laba bersih perseroan juga melonjak 34,6 persen yoy menjadi US$ 21,1 juta.

Kinerja positif turut dicatat PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang membukukan kenaikan pendapatan usaha 23,40 persen yoy menjadi US$ 470,91 juta. Laba bersih ADRO meningkat signifikan hingga 67,07 persen yoy menjadi US$ 128,14 juta.

Anak usaha ADRO, yakni PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), juga mencatat pertumbuhan solid. Emiten batubara metalurgi itu meraih pendapatan usaha US$ 267,49 juta atau tumbuh 33,79 persen yoy, sedangkan laba bersih naik 34,01 persen menjadi US$ 87,71 juta.

BYAN dan AADI Tertekan

Di sisi lain, beberapa emiten batubara masih menghadapi tantangan. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencatat penurunan pendapatan 10,34 persen yoy menjadi US$ 1,04 miliar. Laba bersih perseroan juga turun 27,02 persen menjadi US$ 143,04 juta.

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mengalami koreksi pendapatan sebesar 7,70 persen yoy menjadi US$ 821,65 juta. Sementara laba bersih turun 12,45 persen menjadi US$ 190,79 juta.

Berbeda dengan emiten lain, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berhasil meningkatkan laba bersih hingga 105 persen yoy menjadi Rp 801,79 miliar meski pendapatan stagnan di level Rp 9,93 triliun.

READ  IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025 Jadi 4,9%

Prospek Emiten Batubara 2026

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Arinda Izzaty menilai perbedaan kinerja emiten batubara dipengaruhi strategi pemasaran, struktur kontrak, hingga efisiensi operasional. Sementara Kepala Riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi melihat prospek sektor batubara masih solid ditopang permintaan dari China dan India serta pasokan global yang ketat.

Menurut Wafi, saham ADRO masih layak beli, sedangkan BYAN direkomendasikan hold dan PTBA buy on weakness. Adapun Arinda menilai ADMR dan ADRO menjadi emiten yang paling prospektif sepanjang 2026 berkat diversifikasi bisnis dan efisiensi biaya yang kuat.

Tags: ADROBatubaraSaham Tambang
Previous Post

Purbaya Bantah Isu Sakit Parah, Pastikan Kondisi Kesehatan Kini Normal

Next Post

OJK Rilis QR Code STTD untuk Cegah Pialang Asuransi Ilegal

Next Post
ojk-qr-code-sttd-pialang-asuransi

OJK Rilis QR Code STTD untuk Cegah Pialang Asuransi Ilegal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Menurut Samsul Hidayat, pengembangan ETF emas merupakan hasil kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), self regulatory organizations (SROs), manajer investasi, bank kustodian, dealer partisipan, bank bulion serta seluruh pelaku industri pasar modal Indonesia.

Lima ETF Emas Baru Diluncurkan BEI

10 Agustus 2026 | 12:01
Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang atau load factor sebesar 75% dalam dua bulan pertama dan kemudian meningkat menjadi 80% seiring dengan pertumbuhan permintaan. Dan guna menarik penumpang pada tahap awal pengoperasian rute, Transnusa menawarkan tarif mulai Rp2,799 juta untuk penerbangan sekali jalan.

TransNusa Buka Rute Langsung Jakarta-Bangkok, Tarif Mulai Rp2,799 juta  

10 Agustus 2026 | 11:16
Transjakarta

Cara Dapat Kartu Transportasi Gratis Jakarta 2025 untuk 15 Golongan — Lengkap & Mudah!

19 Mei 2025 | 17:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved