Jakarta, CoreNews.id – Ketidakpastian ekonomi global mendorong kebutuhan literasi investasi yang lebih kuat di kalangan masyarakat, khususnya tenaga kerja profesional. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengajak masyarakat mulai melirik instrumen obligasi sebagai alternatif investasi yang dinilai lebih terukur di tengah volatilitas pasar.
Melalui kolaborasi bersama PT Antareja Mahada Makmur (AMM) di site VALE Sorowako, Sulawesi Selatan, Mirae Asset menggelar program edukasi investasi pada 22–23 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 karyawan AMM dan membahas investasi saham, obligasi, kondisi makroekonomi, hingga strategi pengelolaan keuangan jangka panjang.
Program edukasi itu difasilitasi oleh Bond Retail Counsellor Mirae Asset Sekuritas Bondan Fortian serta Senior Investment Specialist Muhammad Ripal.
Obligasi Dinilai Cocok bagi Investor Pemula
Dalam diskusi tersebut, obligasi menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak mendapat perhatian peserta. Di tengah tekanan global seperti pelemahan rupiah dan fluktuasi harga energi dunia, obligasi dinilai memiliki profil risiko dan imbal hasil yang relatif lebih terukur.
Head of Fixed Income PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nita Amalia mengatakan, pemahaman investasi kini menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat agar mampu mengambil keputusan finansial secara lebih bijak.
“Di tengah ketidakpastian ekonomi dan pasar yang semakin dinamis, pemahaman terhadap investasi menjadi semakin penting bagi masyarakat. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai platform investasi, tetapi sebagai financial partner yang membantu masyarakat memahami investasi sebelum mulai berinvestasi,” ujar Nita dalam keterangannya, 4/5/2026.
Menurut dia, edukasi finansial membantu masyarakat memahami instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing-masing.
“Bagi investor pemula, instrumen seperti obligasi dapat menjadi langkah awal karena memiliki karakteristik risiko yang lebih terukur sekaligus membantu masyarakat mulai membangun perencanaan finansial jangka panjang,” katanya.
Literasi Keuangan Tenaga Kerja Meningkat
Project Manager PT Antareja Mahada Makmur Akhmad M. Ibrahim menilai edukasi finansial penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan karyawan.
Ia berharap kolaborasi dengan Mirae Asset Sekuritas dapat terus berlanjut untuk memperkuat pemahaman investasi dan literasi keuangan di lingkungan industri.
Bagi Mirae Asset, program edukasi di Sorowako menjadi bagian dari upaya memperluas akses literasi investasi kepada berbagai lapisan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya keputusan finansial yang lebih berkelanjutan.













