Jakarta, CoreNews.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan 93 Sekolah Rakyat (SR) Tahap II selesai sebelum Tahun Ajaran 2026/2027 dimulai. Percepatan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan pengerahan 67.588 tenaga konstruksi di berbagai daerah.
Plt Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara, mengatakan program tersebut menjadi bagian upaya pemerintah memperluas akses pendidikan layak dan inklusif bagi masyarakat miskin serta miskin ekstrem. “Kementerian PU mendapat tugas mendukung program ini melalui penyediaan sarana dan prasarana strategis,” ujarnya, Kamis (21/5).
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar di 93 lokasi pada 29 provinsi dan 91 kabupaten/kota. Hingga 19 Mei 2026, progres fisik pembangunan rata-rata telah mencapai 57 persen.
Kementerian PU menargetkan seluruh pembangunan selesai pada 20 Juni 2026 dengan dukungan sistem kerja tiga shift dan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat.
Deputi IV KSP Fadjar Dwi Wishnuwardhani menegaskan percepatan pembangunan harus tetap memperhatikan mutu bangunan, keselamatan kerja, dan kesiapan operasional sekolah.













