Jakarta, CoreNews.id – Gerakan kreatif #PuntungBeruntung kembali menghadirkan program “Dari Sisa Jadi Bisa Vol.2” sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah pasca konsumsi, khususnya puntung rokok. Kegiatan yang berlangsung di Brookland Coffee, Blok A, Jakarta, Sabtu (9/5/2026), diikuti ratusan pengunjung dari kalangan komunitas kreatif dan anak muda.
Program yang diinisiasi Nojorono itu menjadi bagian dari kampanye pengelolaan limbah puntung melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan kolaboratif. Sejak 2023, #PuntungBeruntung aktif menggandeng berbagai komunitas kreatif untuk mengembangkan limbah pasca konsumsi menjadi produk bernilai guna.
Dalam pelaksanaannya, #PuntungBeruntung berkolaborasi dengan KICKYOURBUTT Project (KYB) sejak 2025. Kolaborasi tersebut mendorong masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap limbah pribadi sekaligus membuka peluang inovasi kreatif dari material sisa konsumsi.
Edukasi Lewat Aktivitas Kreatif
Beragam aktivitas interaktif dihadirkan dalam acara tersebut, mulai dari multipurpose keychain making, live printing, hingga penampilan live DJ. Seluruh kegiatan dirancang untuk mengajak pengunjung memahami pentingnya membuang limbah puntung pada tempat yang tepat.
Project Manager KICKYOURBUTT Project Arya Adhi Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang kreatif untuk menyampaikan pesan pengelolaan limbah secara lebih dekat kepada masyarakat.
“Melalui langkah sederhana seperti membuang puntung pada wadah khusus, peluang pengolahan limbah menjadi produk kreatif akan semakin besar,” ujar Arya.
Penambahan Butt Collector
Pada kesempatan itu, #PuntungBeruntung juga mengumumkan penambahan titik butt collector atau wadah khusus puntung rokok. Saat ini, terdapat 62 butt collector yang tersebar di 28 lokasi strategis di Pulau Jawa.
Corporate Communication Head PT Nojorono Tobacco International Eliza Susanto berharap penambahan fasilitas tersebut dapat membangun kebiasaan baru di ruang publik.
“Kami ingin mendorong kesadaran masyarakat agar lebih bertanggung jawab terhadap pasca konsumsi dan melihat adanya potensi ekonomi dari hasil olahan limbah,” kata Eliza.
Ke depan, gerakan #PuntungBeruntung akan terus membuka peluang kolaborasi kreatif guna menciptakan inovasi baru berbasis pengelolaan limbah pasca konsumsi.













