Terpilih secara aklamasi dalam Munas XII, Tedy menekankan penguatan tata kelola, transformasi digital, dan peran BPR-BPRS dalam mendukung pembiayaan UMKM.
Jakarta, CoreNews.id — Tedy Alamsyah kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) periode 2026–2030. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) XII Perbarindo yang berlangsung di Jakarta pada 19–21 Oktober 2026.
Tedy melanjutkan kepemimpinannya setelah menjabat pada periode 2022–2026. Ia telah aktif di Perbarindo sejak 2006 dan pernah menduduki sejumlah posisi organisasi, termasuk Wakil Ketua Umum dan Ketua Bidang Organisasi.
Munas XII dihadiri 498 peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah pejabat turut hadir, antara lain perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
Perkuat Tata Kelola dan Transformasi Digital
Dalam sambutannya, Tedy mengatakan industri bank perekonomian rakyat (BPR) dan bank perekonomian rakyat syariah (BPRS) membutuhkan tata kelola yang lebih kuat, regulasi yang lebih fleksibel, serta percepatan transformasi digital.
Menurut dia, BPR dan BPRS memiliki peran strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama pelaku usaha yang belum sepenuhnya terjangkau bank umum.
Tedy menegaskan, keberlanjutan usaha BPR dan BPRS perlu berjalan seiring dengan komitmen melayani masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.
Kinerja BPR dan BPRS Tumbuh Positif
Data industri hingga Juli 2026 menunjukkan aset BPR tumbuh 4,25 persen secara tahunan, sedangkan aset BPRS meningkat 12 persen. Dari sisi kredit dan pembiayaan, BPR tumbuh 3,12 persen dan BPRS naik 6,23 persen.
Sementara itu, tabungan BPR meningkat 4,21 persen dan BPRS 10,27 persen. Pertumbuhan tersebut menunjukkan potensi pengembangan industri di tengah dinamika sektor keuangan.
Perbarindo juga menggelar seminar nasional mengenai percepatan peran BPR-BPRS sebagai mitra strategis UMKM. Dalam kegiatan tersebut, organisasi memberikan penghargaan kepada 29 mitra strategis.
Tedy berharap kolaborasi seluruh anggota dapat memperkuat posisi BPR dan BPRS sebagai mitra pertumbuhan UMKM sekaligus mendukung perekonomian nasional.













