Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Sakit Tenggorokan Saat Menelan? Ini Penyebabnya

by Miroji
11 Juli 2023 | 23:02
in Gaya Hidup
minuman-yang-dihindari-saat-pilek

Ilustrasi Sakit (Foto: Dok. Alodokter)

Bagikan sekarang:

Jakarta, Corenews — Rasa sakit yang muncul di tenggorokan ketika menelan bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari infeksi hingga masalah kesehatan yang lebih serius. Selain terasa sakit, Anda juga mungkin akan mengalami gejala lainnya, seperti nyeri pada rahang, dada, dan pada kerongkongan.

Badalah beberapa penyebab sakit tenggorokan saat menelan yang perlu diketahui seperti  Disarikan dari WebMD dan Medical News Today;

Radang tenggorokan atau strep throat

Strep throat atau radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus. Kondisi ini bisa memicu sakit tenggorokan yang tiba-tiba dan terkadang disertai dengan demam dan pembengkakan pada kelenjar getah bening di tenggorokan.

Infeksi jamur

Infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, atau kerongkongan bisamenyebabkan rasa sakit ketika menelan.

Inflamasi pada esofagus

Esofagitis merupakan inflamasi pada esofagus yang merupakan pipa untuk menyalurkan makanan serta minuman dari mulut ke perut. Penyebab esofagitis yang umum ditemui adalah gastroesophageal reflux disease atau GERD. Namun, beberapa jenis obat dan reaksi alergi bisa memicu kondisi ini.

Luka atau cedera pada tenggorokan

Luka atau cedera pada tenggorokan bisa menyebabkan rasa sakit ketika menelan, terlebih ketika terjadi pembengkakan.

Demam, flu, atau infeksi sinus

Tenggorokan sakit saat menelan bisa jadi merupakan gejala dari masalah kesehatan umum, seperti demam, flu, dan infeksi sinus. Radang tenggorokan sering muncul sehari sebelum gejala lainnya muncul, seperti pilek dan batuk.

READ  7 Lokasi di Jakarta untuk Nonton Kembang Api Tahun Baru 2024
Previous Post

MPLS: Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Materinya

Next Post

Legislator Desak Pemerintah Segera Bayar Utang BUMN yang Menumpuk

Next Post
Legislator Desak Pemerintah Segera Bayar Utang BUMN yang Menumpuk

Legislator Desak Pemerintah Segera Bayar Utang BUMN yang Menumpuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sistem konglomerat adalah sistem ekonomi yang meniru begitu saja sistem ekonomi kapitalis liberal ala Amerika tanpa mempedulikan dampak negatifnya pada ekonomi rakyat, (Mubyarto, 2024:18). Ia merupakan contoh penggunaan teori ekonomi Neo-klasik (Barat, Amerika) yang selalu memihak pada pemilik modal dan tidak pernah memihak pada rakyat yang miskin, (Mubyarto, 2024:20-21).

Menarasikan Kembali Ekonomi Pancasilanya Mubyarto

23 Agustus 2026 | 13:20
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Maulid Nabi Muhammad SAW 2025: Spirit Baru untuk Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah

Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

27 September 2023 | 14:32
ZOAN Partner Summit 2024

Zoan Tampilkan Rangkaian Produk Elektronik Berbasis IT yang Bersertifikat TKDN

7 Mei 2024 | 17:00
Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved