Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Siapa yang Benar Faisal Basri atau Jokowi Soal Hilirisasi Nikel?

by Irawan Djoko Nugroho
11 Agustus 2023 | 17:00
in Indeks, Keuangan
Siapa yang Benar Faisal Basri atau Jokowi Soal Hilirisasi Nikel?

Sumber foto: bisnis.com

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Adu klaim program hilirisasi nikel antara Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemuka. Jokowi keukeuh bahwa program hilirisasi memberikan manfaat ekonomi bagi Indonesia. Menurut hitungan presiden, nikel saat diekspor mentahan, setahun kira-kira [nilai tambah] hanya Rp17 triliun. Setelah masuk ke industrial down streaming, ada hilirisasi, menjadi Rp510 triliun. Hal ini disampaikannya kepada wartawan di Stasiun LRT Dukuh Atas, Kamis (10/8/2023).

Dalam blog pribadinya (11/8/2023), Faisal Basri menepis pernyataan presiden. Faisal kembali mempertanyakan angka Rp510 triliun yang disebut oleh Jokowi sebagai nilai tambah yang didapat pemerintah pasca hilirasi nikel. Namun ia tidak menampik bahwa smelter nikel menciptakan nilai tambah tinggi. Bahkan ekspor dari hasil hilirisasi melonjak hingga 414 persen.

Hanya saja, Faisal Basri berargumentasi bukan Indonesia yang menikmati nilai tambah tinggi tersebut, namun pihak China sehingga dapat mendukung industrialisasi di China. Nilai tambah bagi pertumbuhan nasional hanya sekitar 10 persen. Hal ini karena Indonesia baru sebatas memproses bijih nikel menjadi nickel pig iron (NPI) atau feronikel. Sementara itu, 99 persen dari NPI diekspor ke China. Faisal juga melihat tidak semua uang hasil ekspor tersebut mengalir ke Indonesia. Sebab hampir semua perusahaan smelter pengolah bijih nikel 100 persen dimiliki oleh China dan Indonesia menganut rezim devisa bebas, maka adalah hak perusahaan China untuk membawa semua hasil ekspornya ke luar negeri atau ke negerinya sendiri. Terakhir, ekspor olahan bijih nikel sama sekali tidak dikenakan segala jenis pajak dan pungutan lainnya, melalui tax holiday maupun royalti sehingga tidak memberi pemasukan bagi negara.*

READ  Kata Anies Soal Presiden Boleh Memihak dan Berkampanye
Tags: Faisal BasriHilirisasi NikelJoko Widodo
Previous Post

‘Bersih-Bersih’ Manchester United, Fred Jadi Tumbal

Next Post

Projo Terbelah, Dukung Ganjar atau Prabowo?

Next Post
Ketum Projo Jadi Menkominfo, Siap ‘Sikat’ Konten Meresahkan, Yakin?

Projo Terbelah, Dukung Ganjar atau Prabowo?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00
Moratelindo Transformasi Digital TOP Digital Awards

Moratelindo Perkuat Kepemimpinan Transformasi Digital Lewat Dua Penghargaan Nasional TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 06:00

POPULER

audi-s3-terbaru-indonesia-2026

Audi S3 Terbaru Meluncur di Indonesia, Performa Ganas 333 PS Ini Bikin Pengemudi Ketagihan!

7 April 2026 | 19:00
Pertamina Gandeng Colorado School of Mines untuk Dongkrak Produksi Migas

Pertamina Gandeng Colorado School of Mines untuk Dongkrak Produksi Migas

6 Mei 2026 | 14:21
Pos Indonesia Integrated National Distribution

Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Perusahaan Logistik, Usung Logo Baru POSInd

3 Agustus 2024 | 17:00
istana-buka-suara-kisruh-penonaktifan-bpjs-kesehatan-2026

BPJS Kesehatan Tekor Rp2 Triliun per Bulan, Terancam Gagal Bayar pada 2027

10 Juni 2026 | 15:05
mantan ketum pmii

Eks Ketum PMII Daftar Caketum PSI, Siap Bersaing dengan Kaesang

24 Juni 2025 | 09:45
Menurut Untung, khusus untuk Rp2,26 triliun atau 30 persen dari laba bersih ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk mendukung pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis serta pelaksanaan berbagai proyek strategis perseroan ke depan.

Bukukan Pendapatan Rp84,64 Triliun, Antam Akan Bagikan Dividen Rp5,04 Triliun

11 Juni 2026 | 13:59
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved