Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Survei LSI: Elektabilitas Ganjar Pranowo Terus Naik

by Rendy
1 September 2023 | 11:28
in Pemilu
Ilustrasi Pemilu 2024

Ilustrasi Pemilu 2024

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan elektabilitas bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengalami kenaikan. Hasil survei LSI terbaru ini menyebutkan elektabilitas Ganjar mengalami lonjakan yang tajam jika dibandingkan periode sebelumnya, Juli 2023.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan berdasarkan survei terbaru LSI yang diselenggarakan pada periode 3 hingga 9 Agustus 2023 menempatkan Ganjar di peringkat pertama dengan perolehan 37 persen atau naik 4,8 persen jika dibandingkan survei LSI pada periode Juli lalu.

Berbeda dengan pesaing terberatnya, Prabowo Subianto, justru mengalami stagnasi bahkan cenderung menurun. Setelah Juli 2023 lalu, Prabowo mendapatkan 35,8 persen suara, kini di survei terbaru LSI justru merosot 0,5 persen menjadi 35,5 persen.
Bahkan hasil survei Ganjar di simulasi tertutup 3 nama jika dibandingkan tahun lalu, kenaikannya cukup signifikan. Ganjar mengalami kenaikan 5,3 persen suara, jika dibandingkan dengan Agustus 2022.

“Ganjar unggul di 37 persen pada Agustus 2023, Prabowo di angka 35,3. Anies 22,2 persen, menurun dengan signifikan. Pertarungan terjadi di Ganjar dengan Prabowo,” ujar Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat rilis hasil survei melalui Kanal YouTube LSI, Rabu kemarin, 30 Agustus 2023.

Survei terbaru LSI ini sekaligus menorehkan posisi Ganjar yang kuat mengungguli Prabowo di 3 survei berbeda. Nama Ganjar sebelumnya juga unggul atas Prabowo di Survei Litbang Kompas dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Dalam simulasi Survei Litbang Kompas, Ganjar dipilih oleh 40 persen responden, sementara Prabowo dipilih oleh 36,8 persen responden, dan Anies didukung oleh 23,2 persen responden.

Sementara dari survei SMRC, Ganjar mendapat dukungan 35,9 persen, sementara Prabowo 33,6 persen dan Anies 20,4 pesen.

READ  Bila Terpilih, Anies Akan Buat "Marketplace" untuk Para Ahli

Baca Juga ; https://corenews.id/2023/09/01/ppp-ganjar-bacapres-miliki-pengalaman-lengkap/

Tags: Ganjar PranowoLSIPDI-PPemilu 2024Pilpres 2024
Previous Post

Presiden Jokowi Sidak Kesiapan Lokasi KTT ke-43 ASEAN

Next Post

Penawaran Sukuk Ritel Seri SR019 Resmi Dibuka

Next Post
Sukuk Ritel seri SR019 resmi ditawarkan

Penawaran Sukuk Ritel Seri SR019 Resmi Dibuka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Santri Harus Menguasai Kitab Sekaligus Teknologi

Jaga Integritas Ilmiah di Era Kecerdasan Artifisial, Prof Tholabi Dorong Pembaruan Etika Akademik Perguruan Tinggi

15 Oktober 2026 | 15:38
Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

Tukar Guling! Maruli Wakil Panglima TNI, Tandyo KSAD

15 Oktober 2026 | 16:47
phapros-peduli-bantuan-korban-bencana-indonesia

Phapros Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana di Indonesia

14 Oktober 2026 | 08:00
Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

13 Oktober 2026 | 10:23
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved