Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tenaga Kerja Indonesia Terjebak di Sektor Jasa Dengan Nilai Tambah Rendah

by Irawan Djoko Nugroho
30 November 2023 | 14:05
in Ekonomi
Indonesia terjebak pada sektor jasa yang mendominasi perekonomian, padahal sektor jasa atau informal memiliki nilai tambah rendah.
Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id ‒ Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat bahwa sektor jasa memiliki kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB), yakni 54,4%. Sementara pertanian sebesar 12,3% dan manufaktur di angka 20,5%. Namun demikian menurutnya, Indonesia terjebak pada sektor jasa yang mendominasi perekonomian, padahal sektor jasa atau informal memiliki nilai tambah rendah.  

Menurut Sri Mulyani kembali, meski komposisi ekonomi Indonesia telah menyerupai negara maju, namun Indonesia belum dapat menangkap sektor jasa yang berkualitas tinggi dan bernilai tambah. “Untuk itu, perlu dilakukan transformasi agar sektor jasa dapat memberikan nilai tambah dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia”, katanya dalam Indonesia-EU Investment Summit 2023, (30/11/2023).    

Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS), komposisi pekerja sektor informal sebanyak 59,11% sementara sektor formal 40,89% dari total jumlah penduduk bekerja 139,85 juta orang per Agustus 2023. Sekalipun sektor informal mendominasi, pertumbuhan pekerja sektor formal terus terjadi sejak Agustus 2020, utamanya didorong oleh meningkatnya pekerja dengan status buruh/karyawan/pegawai.*

READ  Reaksi Pengusaha Indonesia Selepas Mahkamah AS Blokir Tarif Trump
Tags: Sri Mulyani
Previous Post

Guntur Romli Menduga Ketua Timses Prabowo-Gibran Adalah Jokowi

Next Post

Ganjar-Mahfud Galau Mikirin “Branding” Kampanye

Next Post
Tak Hadiri Deklarasi Cawapres Ganjar, Gibran: “Tidak Diundang”

Ganjar-Mahfud Galau Mikirin "Branding" Kampanye

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

bpr-penataran-transformasi-layanan-top-bumd-awards-2026

Kesuksesan Transformasi BPR Penataran Pukau Juri TOP BUMD Awards 2026

22 Januari 2026 | 15:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sejarah Pembangunan Ka’bah

Sejarah Pembangunan Ka’bah

17 Februari 2025 | 16:36
Menurut Purbaya, Panda Bond sebagai bagian dari strategi penguatan nilai tukar, merupakan hasil pembahasan dalam rapat terbatas antara Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Pemerintah akan Terbitkan Panda Bonds di Cina

6 Mei 2026 | 15:23
Purbaya: Prabowo Pastikan Keuangan Negara Aman, Rupiah Diyakini Menguat

Purbaya: Prabowo Pastikan Keuangan Negara Aman, Rupiah Diyakini Menguat

6 Mei 2026 | 12:47
Dalam penyelesaian proses penyidikan, penyidik OJK berkoordinasi secara aktif dengan Aparat Penegak Hukum (APH) lain melalui kerja sama dalam penegakan hukum Sektor Jasa Keuangan (SJK). Kerjasama tersebut diharapkan makin meningkatkan efektivitas penanganan perkara, mempercepat proses koordinasi antar aparat penegak hukum, serta memberikan efek jera bagi pelaku tindak pidana di sektor jasa keuangan

Sebanyak 181 Perkara Telah Diselesaikan OJK hingga April 2026

6 Mei 2026 | 16:26
Angklung Warisan Budaya Sunda

Angklung Warisan Budaya Sunda

11 Juli 2025 | 15:57
Ada Konser Coldplay, Transjakarta Perpanjang Jam Operasi

Ada Konser Coldplay, Transjakarta Perpanjang Jam Operasi

15 November 2023 | 13:16
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved