Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Pasar Otomotif Nasional Lesu pada Januari 2024

by Irawan Djoko Nugroho
20 Februari 2024 | 10:30
in Gaya Hidup
Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke dealer) tercatat sebanyak 69.619 unit pada Januari 2024 atau turun 26,1% year on year (YoY) dibandingkan realisasi penjualan Januari 2023 yakni 94.270 unit

Ilustrasi: Pasar Otomotif Indonesia

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Pasar otomotif Indonesia lesu pada awal tahun 2024. Hal ini karena penjualan mobil nasional turun 26,1%. Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke dealer) tercatat sebanyak 69.619 unit pada Januari 2024 atau turun 26,1% year on year (YoY) dibandingkan realisasi penjualan Januari 2023 yakni 94.270 unit.

Selain itu, penjualan retail (dealer ke konsumen) mobil nasional juga dicatat berkurang 13,9% YoY menjadi 78.214 unit pada Januari 2024, dari sebelumnya 90.892 unit. Penjualan wholesales mobil nasional secara bulanan khususnya Januari 2024, juga dicatat lebih rendah 18,4% dari realisasi penjualan Desember 2023 yakni 85.586 unit. Penjualan retail mobil nasional pada Januari 2024 juga lebih sedikit 12,7% dari capaian bulan Desember 2023 yaitu 89.586 unit.

Menurut Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto, penurunan penjualan mobil di Indonesia tersebut disebabkan oleh efek pertumbuhan ekonomi nasional yang mengalami perlambatan serta suku bunga acuan dan inflasi yang masih tinggi. “Ditambah lagi, perusahaan leasing melakukan pengetatan pemberian kredit kendaraan bermotor, sehingga mempengaruhi tren penjualan di pasar,” kata Jongkie, (19/2).*

READ  “Kontol Sapi” Kue Unik Khas Banten, Mau Coba?
Tags: GaikindoPasar Otomotif Indonesia
Previous Post

Update Real Count KPU 72,03% : Prabowo-Gibran Masih Unggul

Next Post

Ganjar Usul Hak Angket DPR untuk Dalami Kecurangan Pemilu

Next Post
Ganjar Usul Hak angket DPR

Ganjar Usul Hak Angket DPR untuk Dalami Kecurangan Pemilu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

TEI 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp313,34 T

TEI 2026 Resmi Dibuka, Targetkan Transaksi Rp313,34 T

14 Oktober 2026 | 17:33
Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

Perbedaan Usia Pensiun Polri Digugat ke MK, Pemohon Minta Disamakan 58 Tahun

12 Oktober 2026 | 15:45
Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

Ekspor Kopi dan Kakao Menguat, TEI 2026 Hadirkan Zona KoTeKa

13 Oktober 2026 | 10:23
Sebagai informasi, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan BNPB pada 13 Oktober 2026. Dalam operasi tersebut, KPK menangkap 14 orang, termasuk Sekretaris Utama BNPB Rustian dan sejumlah pihak swasta. Pada 14 Oktober 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Mereka adalah: Bima Setiawan, adik sekaligus Tenaga Ahli Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Bantuan dan Dana Kedaruratan BNPB Gabriel Purwaka Sigit, Tenaga Ahli Kepala BNPB Richard Erlangga, serta dua pihak swasta, Syifa Nrika Ghifarin dan Gery Prasetiawan

Korupsi Dana Siap Pakai BNPB Berdasar Penelusuran KPK Sudah Terjadi Sejak 2022

15 Oktober 2026 | 11:38
Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

Siapa Kelompok Militan Hamas yang Bikin Intelijen Israel Kecolongan?

9 Oktober 2023 | 14:56
Link Net

Centrin Online & Link Net Jalin Kerja Sama Open Access untuk Perluasan Jaringan

18 September 2025 | 12:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved