Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Tindak Lanjuti BPK, BEI Tinjau Ulang Laporan Keuangan INAF dan KAEF

by Irawan Djoko Nugroho
6 Juni 2024 | 13:14
in Pasar Modal
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) segera meminta penjelasan terkait hal tersebut. BEI bahkan meninjau ulang laporan tahunan dan situasi terkini keduanya.

Ilustrasi: Bursa Efek Indonesia

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Menindaklanjuti laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait PT Indofarma Tbk (INAF) dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) terlibat aktivitas berindikasi fraud, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) segera meminta penjelasan terkait hal tersebut. BEI bahkan meninjau ulang laporan tahunan dan situasi terkini keduanya.  

Hal ini disampaikan Direktur Penilaian Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta (6/6/2024). Menurut Nyoman kembali, INAF belum menyampaikan laporan keuangan tahun buku 2023 sampai dengan Kamis (6/6/2024). Namun berkaca dari laporan keuangan tahunan 2020-2022, INAF memperoleh opini wajar tanpa pengecualian.

Sementara itu KAEF baru menyampaikan laporan keuangan tahunan 31 Desember 2023 pada 1 Juni 2024. Berdasarkan laporan yang disampaikan diketahui bahwa KAEF mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Namun demikian basis opini WDP tersebut sehubungan dengan auditor belum memperoleh bukti yang cukup dan memadai mengenai penyesuaian saldo persediaan dan utang usaha pada, PT Kimia Farma Apotek.*

READ  BEI Segera Tindaklanjuti Pembekuan Indeks oleh MSCI
Tags: Badan Pemeriksa KeuanganPT Bursa Efek IndonesiaPT Indofarma TbkPT Kimia Farma Tbk
Previous Post

PDI-P Pertimbangkan Kaesang Pangarep di Pilgub Jakarta 2024

Next Post

Sucofindo Resmikan Laboratorium di Kabupaten Halmahera Timur

Next Post
Laboratorium Site Buli memiliki sejumlah keunggulan dengan kapasitas pengujian sampel yang besar, mencapai kapasitas 12 ribu sampel per bulan sehingga dapat menjawab kebutuhan untuk kegiatan eksplorasi, QC produksi, dan penjualan domestik nikel ore.

Sucofindo Resmikan Laboratorium di Kabupaten Halmahera Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

phe-raih-empat-penghargaan-top-grc-awards-2026

PHE Sabet Empat Penghargaan TOP GRC Awards 2026

10 September 2026 | 09:00
108-perusahaan-raih-top-grc-awards-2026

108 Perusahaan Raih Penghargaan TOP GRC Awards 2026

9 September 2026 | 19:00
pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00

POPULER

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
siapa-juliana-marins-pendaki-brasil-meninggal-gunung-rinjani

Deretan Alasan Gunung Prau Tutup Sementara

13 Januari 2025 | 15:19
Spain Basketball

Spanyol Bawa Skuad Terbaiknya Ke FIBA World CUP 2023

24 Agustus 2023 | 15:43
Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
Shell Bantah Isu PHK Karyawan SPBU Akibat Impor BBM Satu Pintu

Shell Bantah Isu PHK Karyawan SPBU Akibat Impor BBM Satu Pintu

29 September 2025 | 10:51
Sapi Kurban Presiden Prabowo Beratnya 1 Ton Asal Sukoharjo, Bernama Parikesit

Sapi Kurban Presiden Prabowo Beratnya 1 Ton Asal Sukoharjo, Bernama Parikesit

11 Mei 2026 | 16:03
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved