Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Asal Usul Biaya Tinggi Industri Penerbangan Nasional

by Irawan Djoko Nugroho
17 Juli 2024 | 11:00
in Ekonomi
Industri penerbangan nasional saat ini, dicatat dibebani dengan biaya tinggi. Biaya tinggi tersebut berasal dari operasional maupun non-operasional penerbangan.

Ilustrasi: Pesawat di Bandara

Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id — Industri penerbangan nasional saat ini dicatat dibebani dengan biaya tinggi. Biaya tinggi tersebut berasal dari operasional maupun non-operasional penerbangan. Biaya tinggi dari operasional penerbangan misalnya adalah harga avtur yang lebih tinggi dibanding negara tetangga, adanya antrian pesawat di darat untuk terbang dan di udara untuk mendarat yang berpotensi boros bahan bakar, biaya kebandarudaraan, dan layanan navigasi penerbangan. Selain itu, biaya layanan kebandarudaraan bagi penumpang (Passenger Service Charge/PSC) dicatat dimasukkan dalam komponen harga tiket sehingga membuat harga tiket pesawat terlihat lebih tinggi.

Sementara itu biaya tinggi dari non-operasional penerbangan misalnya adalah adanya berbagai pajak dan bea masuk yang diterapkan secara berganda. Padahal di negara lain pajak dan bea tersebut tidak ada. Pajak di sini misalnya pajak untuk avtur, pajak dan bea untuk pesawat dan suku cadangnya seperti bea masuk, PPh impor, PPN dan PPN BM suku cadang, sampai dengan PPN untuk tiket pesawat.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum INACA, Denon Prawiratmadja di Jakarta, (17/7/2024). Menurut Denon Prawiratmadja, biaya tinggi tersebut, menggerus margin keuntungan bahkan menyebabkan kerugian. Karena itu Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mendukung penuh rencana pemerintah untuk menurunkan biaya-biaya dalam industri penerbangan nasional. Pendapat Denon Prawiratmadja ini sebagai tanggapan atas pendapat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, melalui akun Instagram resminya @luhut.pandjaitan sebelumnya, di mana ia menyebut pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menurunkan harga tiket pesawat.*

READ  Pos Logistik Kerja Sama dengan Singapore Post, Dukung Ekspansi E-Commerce
Tags: Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional IndonesiaINACA
Previous Post

Punya Lahan Pertanian Pribadi Terbesar di AS, Ternyata Ini Alasan Bill Gates

Next Post

Tak Lapor LHKPN, Caleg Terpilih Tak Akan Dilantik

Next Post
Tak Lapor LHKPN, Caleg Terpilih Tak Akan Dilantik

Tak Lapor LHKPN, Caleg Terpilih Tak Akan Dilantik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Menurut Denny, perkembangan cadangan devisa Mei 2026 dipengaruhi penerbitan global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa, di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global dan permintaan valuta asing musiman dari domestik.

Posisi Cadangan Devisa Indonesia Terus Menurun Kini Jadi US$ 144,9 Miliar

8 Juni 2026 | 11:41
semen merah putih mou algaepark indonesia

Tekan Emisi Karbon Lewat MPTree, Semen Merah Putih Gandeng Algaepark Indonesia

23 Mei 2025 | 16:02
Pendaftaran BSI Scholarship Berdampak 2026 dibuka mulai 13 Juli hingga 17 Agustus 2026. Tahapan seleksi akan berlangsung pada 8–17 Agustus 2026, sedangkan hasil akhir akan diumumkan pada 18 Agustus 2026. Informasi lengkap mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, dan daftar perguruan tinggi mitra dapat diakses melalui www.bsischolarship.id.

BSI Maslahat Luncurkan BSI Scholarship Berdampak 2026

22 Juli 2026 | 14:47
KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

KRI Bung Hatta Angkut Logistik untuk Korban Gempa NTT

19 Agustus 2026 | 12:36
Atlit Paralimpiade Indonesia

Paralimpiade Paris 2024: Delapan Medali Disumbang Tim Para Badminton Indonesia

3 September 2024 | 09:00
Xiaomi Gaming G27i dibanderol Rp 1.999.000. Namun selama masa promosi menjadi Rp 1.899.000 untuk pembelian di platform e-commerce

Xiaomi Luncurkan Gaming Monitor G27i

20 Desember 2023 | 08:57
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved