Corenews.id
No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini
Corenews.id
No Result
View All Result

Rakayasa Arus, Warga Jakarta Diimbau Cari Jalur Alternatif Saat Misa Paus Fransiskus

by Rendy
5 September 2024 | 12:47
in Metropolitan
Rakayasa Arus, Warga Jakarta Diimbau Cari Jalur Alternatif Saat Misa Paus Fransiskus
Bagikan sekarang:

Jakarta, CoreNews.id – Direktorat Lalu Lintas atau Dirlantas Polda Metro Jaya menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta saat Misa Paus Fransiskus berlangsung pada Kamis (5/9/2024).

Masyarakat diimbau untuk mencari jalur-jalur alternatif guna mencegah terjadinya kemacetan di sekitar kawasan Senayan – Sudirman – Gatot Subroto.

Berikut rekayasa lalu lintas yang disiapkan Polda Metro Jaya:

  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Gatot Subroto yang akan menuju ke Jalan Gerbang Pemuda diarahkan lurus ke arah Slipi.
  • Arus lalu lintas dari arah Slipi diarahkan lurus ke arah Semanggi, tidak ada yang menuju Layang Ladokgi ke arah Jalan Gerbang Pemuda.
  • Arus lalu lintas dari arah Bundaran Senayan yang akan menuju Jalan Pintu Satu Senayan diluruskan ke Jalan Jenderal Sudirman arah Semanggi.
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Mustopo yang menuju ke arah Jalan Asia Afrika di belokkan ke kanan menuju Jalan Hang Tuah Raya,
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Patal Senayan 1 yang akan menuju ke arah Jalam Asia Afrika di belokkan ke kiri ke Jalan Tentara Pelajar.
  • Arus lalu lintas dari arah Jalan Tentara Pelajar yang akan menuju Jalan Patal Senayan diluruskan ke arah Jalan Permata Hijau.
  • Arus lalu lintas dari arah Manggala Wanabakti yang akan menuju Jalan Gelora diluruskan ke arah Jalan Tentara Pelajar.
READ  Hormati Pemakaman Paus Fransiskus, Laga Inter vs Roma Ditunda
Tags: GBK JakartaMisa akbarPaus Fransiskusreligi
Previous Post

Susunan Acara Misa Akbar Paus Fransiskus di GBK

Next Post

Innalillahi, Ekonom Faisal Basri Meninggal Dunia

Next Post
Innalillahi, Ekonom Faisal Basri Meninggal Dunia

Innalillahi, Ekonom Faisal Basri Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PARIWARA

pelatihan-itsm-msi-institute-juli-2026

MSI Institute Gelar Pelatihan IT Service Management, Bekali Profesional Kuasai Tata Kelola Layanan TI Berbasis ITSM

3 Juli 2026 | 16:00
rsud-sambas-transformasi-layanan-kesehatan-top-bumd-awards-2026

RSUD Sambas Paparkan Transformasi Layanan Kesehatan di TOP BUMD Awards 2026

14 Januari 2026 | 22:00
Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

Transformasi Digital Konsisten, Hanwha Life Raih TOP Digital Awards 2025 Level Stars 5

22 Desember 2025 | 17:00
Perumda Air Minum Kota Padang TOP Digital Awards 2025

Mengalirkan Inovasi, Menyemai Layanan: Perumda Air Minum Kota Padang Kembali Raih TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 09:00
Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Pacu Transformasi Digital Nasional, Rumah Pendidikan Kemendikdasmen Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 08:00
RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

Perkuat Transformasi Digital untuk Tingkatkan Mutu Layanan, RSUI Raih Penghargaan TOP Digital Awards

5 Desember 2025 | 07:00

POPULER

Sistem konglomerat adalah sistem ekonomi yang meniru begitu saja sistem ekonomi kapitalis liberal ala Amerika tanpa mempedulikan dampak negatifnya pada ekonomi rakyat, (Mubyarto, 2024:18). Ia merupakan contoh penggunaan teori ekonomi Neo-klasik (Barat, Amerika) yang selalu memihak pada pemilik modal dan tidak pernah memihak pada rakyat yang miskin, (Mubyarto, 2024:20-21).

Menarasikan Kembali Ekonomi Pancasilanya Mubyarto

23 Agustus 2026 | 13:20
Tak hanya berdampak pada tekanan darah, kebiasaan makan mi instan larut malam juga dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kerja hormon yang mengatur siklus tidur serta metabolisme tubuh. Di mana efeknya bahkan bisa dirasakan keesokan hari, mulai dari sakit kepala saat bangun tidur, tubuh terasa lelah, hingga tekanan darah yang tetap tinggi.

Makan Mi Instan Larut Malam Berdampak Buruk Bagi Kesehatan

5 Juni 2026 | 13:08
Maulid Nabi Muhammad SAW 2025: Spirit Baru untuk Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah

Sejarah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Indonesia

27 September 2023 | 14:32
ZOAN Partner Summit 2024

Zoan Tampilkan Rangkaian Produk Elektronik Berbasis IT yang Bersertifikat TKDN

7 Mei 2024 | 17:00
Gedung Kemenkeu

Kementerian Keuangan Kehilangan Dividen BUMN Rp90 Triliun, Siapkan Strategi Pengganti

8 Mei 2025 | 21:00
PT Synnex Metrodata Indonesia

PT. Synnex Metrodata Indonesia Bergabung dengan Cyble Partner Network Sebagai Distributor Cyble Untuk Indonesia

19 Januari 2024 | 09:00
  • Redaksi Corenews.id
  • Pedoman Media Siber
  • Email Login

Corenews.id | All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • News
    • Nasional
    • Internasional
    • Metropolitan
    • Daerah
  • Politik
    • Pemilu
  • Hukum
  • Pariwara
  • Bisnis
    • Keuangan
    • Ekonomi
    • Properti
    • Pasar Modal
  • Tekno
  • Gaya Hidup
  • Humaniora
  • Olah Raga
  • Tokoh
  • Opini

Corenews.id | All Rights Reserved