Jakarta, CoreNews.id – Rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump menang dalam pemilu AS dan cadangan devisa (cadev) Indonesia yang tampak semakin tebal.
Dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka menguat 0,32% di angka Rp15.615/US$ pada hari ini, Senin (11/11/2024). Pergerakan rupiah masih didorong oleh kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS melawan Kamala Harris.
Tarif perdagangan yang cenderung lebih tinggi membuat harga barang yang masuk ke AS akan lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Hal ini membuat inflasi terjadi dan potensi bank sentral AS (The Fed) untuk menurunkan suku bunganya akan semakin lebih sulit. Alhasil DXY akan berada di level yang cukup tinggi dan menekan rupiah.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga telah buka suara ihwal dampak kembali terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat terhadap aktivitas ekonomi global maupun Indonesia.













